Oleh: Sari Chanifatun
(Kontributor CemerlangMedia.Com)
CemerlangMedia.Com — Gelombang aksi di belahan dunia belum menyurutkan nafsu penjajahan Zionis di Gaza. Di seluruh kota dan provinsi di Indonesia, massa tumpah ruah berkumpul untuk memberikan dukungan kepada rakyat P4l3stin4, khususnya Gaza. Gaza yang terus-menerus diperangi oleh Zionis Isr43l sejak dikeluarkannya resolusi 1947 oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, terus mengalami derita.
Di Jalan Ahmad Yani dari arah Summarecon Bekasi (SMB) sampai Bekasi Cyber Park (BCP), ribuan massa pun menggelar aksi bertajuk “Bekasi Bersama P4l3stin4” sebagai dukungannya kepada P4l3stin4. Pantauan detikcom, Minggu (12-11-2023), ribuan massa berkumpul di kawasan Bekasi sejak pukul 06.00 WIB dengan membawa sejumlah poster berisi seruan dan dukungan kepada P4l3stin4. Salah satu poster bertuliskan “Usir Penjajah Isr43l dari Bumi P4l3stin4” dan “Boikot Produk-Produk Isr43l dan Pendukungnya”.
Diinisiasi Majelis Ulama Indonesia, Muhamadiyah, para tokoh agama, dan tokoh masyarakat, mereka menggelar doa dan zikir bersama. Masyarakat juga menggalang donasi untuk membantu warga P4l3stin4 (Kompas.com, 11-11-2023).
Di antara massa yang hadir, turut serta sejumlah warga asing yang mengaku berasal dari Gaza. Salah satu di antaranya bernama Sayeed Mohammad Al Musthofa. Sayeed memberi kesaksian bahwasanya saat ini, sudah banyak saudaranya yang terbunuh di P4l3stin4 oleh Isr43l, mayoritas anak-anak, wanita, dan orang tua (Tempo.co, 12-11-2023).
Agresi militer yang dilancarkan entitas Yahudi Isr43l terhadap orang-orang yang lemah di P4l3stin4 membuat masyarakat dunia marah, khususnya Indonesia. Hal ini cukup menjadi suatu kabar gembira bahwa ternyata persatuan umat itu masih ada dan sungguh luar biasa.
Namun, protes masyarakat dunia belum mampu menghentikan nafsu Zionis Isr43l di P4l3stin4. Mereka tampak makin congkak karena mendapat dukungan dari Washington. Ya, Amerika Serikat berdiri bersama Zionis, memasok persenjataan agar tanah Gaza terbakar.
Persatuan Ideologi Bukan Nasionalisme
Untuk itu, harus ada kekuatan yang seimbang untuk memerangi kebrutalan para Zionis. Kekuatan yang muncul dari sebuah ikatan ideologi, yakni ideologi Islam dengan akidah Islam sebagai dasarnya. Dalam ikatan ini, tidak ada batas atau sekat negara, warna kulit, rasa kepentingan, dan lainnya. Melainkan rasa persatuan, saling menguatkan karena sesama muslim adalah bersaudara.
Begitu pula dengan penguasa-penguasa negeri muslim yang mukhlis, mereka akan mampu menghentikan kejahatan Zionis, mengirim tentara terbaiknya untuk memerangi para penjajah di P4l3stin4. Nabi saw. telah bersabda, bahwasanya seluruh mukmin dengan mukmin lainnya seperti sebuah bangunan, sebagian mampu menguatkan bagian yang lain (Shahih Muslim No.4684).
Ikatan ideologi Islam inilah ikatan yang benar dan mampu mengikat dan menyatukan manusia dalam kehidupannya. Persatuan yang berlandas akidah Islam datangnya bukan dari hasil pemikiran manusia, tetapi dari Al-Khalik (Pencipta). Ikatan akidah yang dibentuk dari sebuah proses berpikir (akidah akliyah), yang melahirkan peraturan hidup secara menyeluruh. Kepada aturan itulah manusia mengembalikan seluruh masalah hidupnya.
Bukan ikatan nasionalisme yang muncul dari naluri mempertahankan diri semata, sebagai bagian dari rencana jahat Barat untuk memecah belah umat Islam. Rasulullah saw. telah sabdakan,
“Tidaklah termasuk golongan kami orang-orang yang menyeru kepada ashabiyah (fanatisme kelompok). Dan tidaklah termasuk golongan kami orang-orang yang berperang atas dasar ashabiyah (fanatisme kelompok). Dan tidaklah termasuk golongan kami orang-orang yang terbunuh atas nama ashabiyah (fanatisme kelompok).” (HR Abu Dawud).
Butuh Tentara dari Negeri-Negeri Muslim
Maka, sudah seharusnya seruan usir penjajah Zionis Yahudi dari P4l3stin4 terus digaungkan dan diperjuangkan. Umat Islam tidak boleh diam, lemah, dan membiarkan saudara-saudara di P4l3stin4 berjuang sendiri.
Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an,
“Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi jangan melampaui batas. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS Al-Baqarah: 190).
Kaum muslimin seluruh dunia wajib menyeru, menyadarkan para penguasa negeri muslim untuk mengirim tentara dengan persenjataan, pesawat tempur, rudal, dan lainnya. Wajib juga memahamkan umat agar kembali kepada solusi yang hakiki bagi rakyat P4l3stin4, yakni dengan jihad fi sabilillah serta kepemimpinan yang satu bagi umat Islam di dunia guna menghadapi penjajah Zionis Isr43l. Sebagaimana Sultan Shalahuddin al-Ayyubi yang menyatukan kaum muslim dan bersama tentaranya bisa menguasai Baitulmaqdis dari tangan tentara Romawi dalam Perang Salib.
Di dalam Al-Qur’an, Allah telah mengharamkan perdamaian dengan entitas yang telah menghancurkan kaum muslim.
اِنَّمَا يَنْهٰىكُمُ اللّٰهُ عَنِ الَّذِيْنَ قَاتَلُوْكُمْ فِى الدِّيْنِ وَاَخْرَجُوْكُمْ مِّنْ دِيَارِكُمْ وَظَاهَرُوْا عَلٰٓى اِخْرَاجِكُمْ اَنْ تَوَلَّوْهُمْۚ وَمَنْ يَّتَوَلَّهُمْ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ
“Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu (berteman akrab) dengan orang-orang yang memerangi kamu karena agama, mengusir kalian dari negeri kalian, dan membantu (orang lain) dalam mengusir kalian. Siapa yang menjadikan mereka sebagai teman akrab, mereka itulah orang-orang yang zalim.” (QS Mumtahanah: 9).
Andai kekuatan tentara seluruh kaum muslim dari berbagai negeri bisa bersatu, maka Zionis Yahudi akan hancur. Maka, tunjukkan pembelaan kita kepada kaum muslim di P4l3stin4 sebagaimana perintah Allah dalam QS Al-Baqarah ayat 190 yang telah disebutkan di atas. Ketika Allah telah memerintahkan, maka sudah selayaknya kita tidak takut dan gentar pada ancaman apa pun, sebab janji Allah pasti benar.
Wallahu a’lam bisshawwab [CM/NA]
Views: 29






















