Oleh: Mimy Muthmainnah
(Kontributor CemerlangMedia.Com)
CemerlangMedia.Com — PUISI
Desing peluru riuh gemuruh
Dentuman bom nyanyian menggelegar
Gas air mata bak hujan menyiram
Warna langit menghitam kelam
Seketika bumiku luluh lantak
Berkeping-keping
Suasana mencekam di antara muntahan roket
Jerit tangisan memilukan
Bayang-bayang kematian tak terelakkan
Mayat-mayat bergelimpangan
Anak-anak tak berdosa, wanita-wanita tak berdaya, menjadi korban
Darah menganak sungai
Mengalir deras membasahi bumi
Kini mereka telah syahid
Meninggalkan sejuta harapan
Mendidih darah merahku
Air mata tak lagi segan tertumpah
Terkoyak rasa hati menyaksikan semua
Aroma kebiadaban sang penjajah durjana di depan mata
Manusia kera terkutuk telah membantai saudara kita di P4l3stin4
Apakah kita diam saja menyaksikan?
Apakah nurani kita tak terusik?
Apakah kita cukup jadi pecundang?
Tidak kawan!
Sekali-kali tidak?
P4l3stin4 saudara muslim kita
Wajib dibela kehormatan, nyawa, dan jiwa raga
Usah percaya janji-janji damai ala Barat
Patahkan mantra-mantra dusta
Sejatinya mereka musang berbulu domba
Pengkhianat kelas kakap
Inginkan P4l3stin4 jatuh di tangan Zionis terlaknat
Wahai pemuda seantero jagat raya
Teguhkan nyalimu
Kukuhkan imanmu
Kepakkan sayap-sayap kesatriamu
Buktikan cintamu pada Rabbmu
P4l3stin4 telah memanggilmu
Berjuanglah!
Nyalakan jiwa patriot!
Kobarkan semangat jihadmu!
Hingga titik darah penghabisan
Bangkitlah dari tidur panjangmu!
Tegakkan syariat-Nya di bumi ini!
Lantangkan suaramu dalam satu komando!
Bangunlah perisai umat
Wujudkan Khil4f4h Rasyidah
Sebagai solusi hakiki
Jemput kota suci yang diberkahi
Borneo, 4 Desember 2023
Pemuda, bangun dari tidur panjangmu, bebaskan P4l3stin4 [CM/NA]
Views: 19






















