Oleh: Nur Ramadhani
CemerlangMedia.Com — PUISI
Kautahu, Tuan?
Tentang hewan koala yang faktanya pemalas itu?
Namun diam-diam ia menggemaskan
Tuan,
Hatiku terlalu beku
Untuk sekadar sapaan modusmu
Bahkan, tebaran janji palsu
Namun, sikap hangatmu membuatku bahagia
Aku tak bisa bohong
Tentang hadirmu yang layaknya penolong
Diam-diam hatiku menghangat
Menggoda relung jiwa agar terpikat
Pada pesonamu yang sungguh memikat
Sekarang, biar namamu yang melangit
Bertarung di dalam garis takdir
Merasakan untaian doa-doaku
Yang menyebutmu dalam tahajudku
Kotawaringin Timur, 14 Februari 2024 [CM/NA]
Views: 22






















