Header_Cemerlang_Media

Lembaran Kelabu

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

Oleh: Maulidah

CemerlangMedia.Com — Halo, saya Maulidah, anak bungsu yang selalu terpesona oleh keindahan langit. Bagi saya, langit adalah sumber inspirasi yang tidak pernah habis untuk dieksplorasi. Saya senang bisa berbagi kekaguman saya tentang langit dengan sahabat semua.

Di sekolah kecil, SMAN 1 MHS, di pinggiran kota, terdapat halaman kelabu yang menjadi pusat perhatian para siswa. Halaman tersebut dipenuhi dengan pepohonan dan tanaman, berbagai macam bunga, dan juga banyak slogan di setiap koridor.

Di awal masuk sekolah, saya sangat bersemangat dan ceria. Saya belum mempunyai teman, tetapi pada akhirnya saya menemukan teman-teman yang cukup baik. Di balik saya yang selalu ceria dan bersemangat, ada hal yang membuat saya terjebak dalam lembaran kelabu.

Saat pembagian rapor, saya meraih peringkat ke-5. Namun, seiring berjalan waktu, di kelas saya, muridnya sangat tidak jujur dalam mengerjakan soal-soal ulangan tersebut. Hal itulah yang membuat saya sedikit patah semangat dan terus-menerus menekan saya.

Saya pun terjebak dengan ekspektasi saya sendiri untuk membahagiakan orang tua karena saya ingin melihat mereka bangga dengan apa yang saya raih. Setiap hari saya berusaha belajar dan mengerjakan tugas-tugas yang telah diberikan oleh bapak/ibu guru.

Namun, makin saya mencoba belajar, makin saya terperangkap dalam spiral kecemasan dan tekanan. Waktu untuk bersenang-senang dan bersosialisasi makin terpinggirkan oleh tumpukan buku dan catatan.

Suatu hari, di tengah-tengah kebosanan dan kelelahan yang melanda, saya bertemu dengan Dwi Hartati seorang siswa dari SMP 2 MHS. Dwi mengajak saya untuk melupakan sejenak segala masalah serta beban pikiran dan menikmati setiap momen yang ada.

Meskipun awalnya ragu untuk berteman dengannya, tetapi akhirnya saya makin akrab dan kami selalu bercerita bercengkerama bersama. Di awal kelas 10, kami jarang untuk pergi ke kantin karena masih belum terbiasa, lama-kelamaan menjadi terbiasa.

Dwi seorang yang terlihat pendiam dan suka memendam masalah sendiri dan tidak terlalu suka curhat, tetapi sewaktu-waktu ia juga curhat dengan saya. Saat kami curhat tentang berbagai permasalahan dan ternyata kami memiliki kisah yang sama sampai dengan kelas 11 dan saya baru menyadari hal itu.

Kami pun akhirnya sama-sama menenangkan pikiran tentang persoalan yang kami hadapi. Kami sadar, kebahagiaan tidak hanya tentang bagaimana meraih kesuksesan saja, tetapi juga bagaimana menikmati proses dan menghargai hubungan dengan orang di sekitar. Saya belajar untuk tidak keras pada diri sendiri dan memberi ruang bagi kebahagiaan dalam hidup.

Kisah saya menggambarkan perjalanan pribadi yang penuh dengan tekanan dan terkadang tidak sesuai ekspektasi, tetapi akhirnya saya menemukan teman sejati dalam perjalanan tersebut. Melalui pertemanan dengan Dwi, saya belajar untuk menikmati momen-momen kecil dalam hidup dan menghargai hubungan dengan orang-orang sekitar saya. Saya menyadari bahwa kebahagiaan tidak hanya terletak pada pencapaian dan percintaan, tetapi juga ada prosesnya dan hubungan yang saya bangun.

Oleh karena itu, penting menemukan keseimbangan antara prestasi akademis dengan kebahagiaan pribadi, penting membangun hubungan yang kuat dengan orang-orang di sekitar kita, dan yang paling penting dari semua itu adalah kebahagiaan akhirat karena itu adalah kehidupan sesungguhnya. Melalui pengalaman, saya belajar untuk tidak terlalu keras pada diri sendiri, menghargai momen-momen kecil dalam hidup, memperhatikan kebutuhan emosional, serta hubungan sosial saya. Ini mengajarkan kita untuk tidak hanya fokus pada kesuksesan materi, tetapi juga pada kebahagiaan dan kesejahteraan secara menyeluruh. [CM/NA]

Loading

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulisan Terbaru

Badan Wakaf Al Qur'an