Oleh: Noor Azizah
CemerlangMedia.Com — PUISI
Puluhan tahun sudah
Darah tertumpah
Netra selalu basah
Ulah Zionis laknatullah
Anak-anak tanpa dosa dibantai
Perempuan-perempuan dibunuh dengan keji
Tangisan pilu menyayat hati
Menggugah jiwa yang punya nurani
Namun, telinga seolah bisu dan tuli
Para penguasa memilih mengamankan posisi
Berlindung di balik korporasi
Demi ambisi duniawi
Sungguh, mereka tak punya nyali
Mengecam, tetapi masih diam berdiri
Entah ke mana fitrah manusiawi
Yang Allah sematkan dalam diri
Duhai Mu’tashim Billah
Di mana engkau berada
Hentikan darah yang tertumpah
Tumpas segala angkara murka
Duhai pemimpin sejati
Di mana engkau kini
Kami ingin engkau di sini
Usir penjajah dari negeri kami
Tanah Ribath, 6 Desember 2023 [CM/NA]
Views: 9






















