Header_Cemerlang_Media

Solusi Islam Mengatasi Pengungsi Rohingya

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

Oleh: Maman El Hakiem
(Kontributor Tetap CemerlangMedia.Com)

CemerlangMedia.Com — Salah satu berita paling hangat saat ini selain isu P4l3stin4, adalah tentang nasib pengungsi Rohingya yang di beberapa tempat mendapat penolakan dengan berbagai alasan. Ada yang beralasan karena pengungsi tersebut kurang bisa beradaptasi dengan masyarakat lokal, sampai penggiringan opini bahwa mereka bertindak kriminal.

Permasalahan pengungsi etnis saat ini merupakan realitas yang kompleks dan menyedihkan di berbagai belahan dunia. Akar masalahnya melibatkan sejumlah faktor yang meliputi konflik bersenjata, pelanggaran hak asasi manusia, dan ketidaksetaraan sosial. Salah satu contoh nyata dari fenomena ini adalah krisis pengungsi Rohingya di Myanmar.

Akar masalah Rohingya berasal dari pemusnahan etnik di Myanmar, yakni kelompok Rohingya menjadi korban serangan rezim militer Myanmar dan tindakan diskriminatif. Hal ini menarik perhatian salah seorang peserta yang hadir dalam acara diskusi bulanan “Open House” yang digelar Majelis Tsaqofi bekerja sama dengan MT. Bani Syamsudika, Ahad (10-11- 2023).

Peserta yang bernama Sakti Nugraha menanyakan bagaimana solusi Islam dalam mengatasi masalah pengungsi ini? Menurut penjelasan Ustaz Elon Jaelani, selaku pembicara dalam acara yang dihadiri puluhan tokoh masyarakat tersebut, solusi untuk mengatasi persoalan pengungsi Rohingya mencakup berbagai aspek terutama melibatkan peran negara yang harusnya mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi rakyatnya.

Bagaimanapun, pengungsi Rohingya merupakan etnis mayoritas muslim yang menjadi saudara bagi muslim lainnya di mana pun berada. Mereka disatukan karena adanya ikatan akidah yang sama dan dari sisi kemanusiaan merupakan perkara yang harus ditolong tanpa membedakan adanya perbedaan suku bangsa dan agama.

Pada dasarnya, pemusnahan etnik sering menjadi katalisator utama terjadinya pengungsian etnis. Di Myanmar, kelompok Rohingya menjadi korban kebijakan penguasa militer yang brutal sehingga mengakibatkan ribuan orang terpaksa meninggalkan tanah air mereka. Konflik bersenjata dan kebijakan diskriminatif menjadi pemicu utama dari pengungsian ini.

Krisis pengungsi etnis tidak hanya menjadi masalah lokal, tetapi juga memiliki dampak global. Negara-negara di seluruh dunia dihadapkan pada tanggung jawab untuk memberikan perlindungan dan bantuan kemanusiaan kepada para pengungsi. Tanggapan internasional, baik dalam bentuk bantuan kemanusiaan maupun upaya diplomasi menjadi kunci untuk mengatasi akar masalah ini.

Perlunya Solusi Islam

Penting untuk mencari solusi berkelanjutan yang tidak hanya mengatasi dampak, tetapi juga akar masalah pengungsi etnis. Di dalam syariat Islam, ada perbuatan manusia yang bernilai menolong (qimah insaniah), yaitu perbuatan yang motifnya menolong, maka tidak boleh bertindak diskriminatif dalam memberikan pertolongan dan harus menjauhi motif untung dan rugi.

Selain itu, perlunya meningkatkan kesadaran global tentang dampak sosial dan kemanusiaan dari pengungsi etnis agar dapat merangsang tindakan kolektif. Negara juga harus memiliki kepekaan untuk segera memberikan pertolongan, mengedukasinya untuk dapat hidup berdampingan dengan masyarakat lokal.

Pengungsi etnis bukanlah masalah yang dapat diabaikan dan menyadari akar masalahnya adalah langkah pertama menuju solusi yang lebih baik. Dengan memahami dinamika yang melibatkan konflik, pelanggaran hak asasi manusia, dan ketidaksetaraan sosial, masyarakat internasional dapat bersatu untuk menciptakan dunia yang lebih adil dan aman bagi semua. Dan hanya ada satu institusi negara global yang mampu memberikan pelayanan secara internasional, tetapi saat ini belum terwujud kembali setelah keruntuhannya pada 1924. Negara yang dimaksud adalah Khil4f4h Islamiah yang mengikuti metode kenabian dan menjadi rahmat bagi seluruh umat manusia.

Selain membahas persoalan pengungsi Rohingya, acara diskusi yang selalu menarik perhatian masyarakat tersebut juga membahas tentang kasus-kasus yang terjadi di masyarakat, seperti maraknya perjudian, muamalah yang belum bebas dari riba, dan persoalan konflik rumah tangga. Inilah acara diskusi yang memberikan ruang agar masyarakat memiliki kecerdasan berpikir dan kepekaan atas segala persoalan umat.
Wallahu a’lam bisshawwab [CM/NA]

Loading

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulisan Terbaru

Badan Wakaf Al Qur'an