Header_Cemerlang_Media

Urgensi Dakwah Mengoreksi Kekuasaan

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

Oleh: Maman El Hakiem
(Kontributor Tetap CemerlangMedia.Com)

CemerlangMedia.Com — Salah satu topik yang menarik pada acara diskusi yang bertajuk “Open House,” diselenggarakan oleh Majelis Tsaqofi bekerja sama dengan pengurus Musala Al Mughni, Sepat, Sumberjaya, Ahad (12-12-2023).

Pada kesempatan tersebut, salah seorang tokoh masyarakat menanyakan tentang kepemimpinan dalam syariat Islam. Bagaimana urgensi mengoreksi kekuasaan? Ternyata dalam aturan Islam syarat sahnya seseorang untuk dijadikan pemimpin tidak berdasarkan angka berupa usia, melainkan meliputi tujuh kriteria, yaitu laki-laki, muslim, baligh, berakal, merdeka (tidak dalam kendali pengaruh pihak lain), cakap (kapabilitas), dan bersikap adil (tidak zalim).

Hal tersebut diungkapkan oleh Dr. H. Nurhilal Ahmad, M.Si., selaku pembicara utama pada acara yang dihadiri puluhan ulama dan tokoh masyarakat tersebut. Lebih lanjut beliau menjelaskan tentang kewajiban rakyat sebagai bagian integral dalam memastikan kepemimpinan yang benar, yang diukur oleh ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya.

Hal ini selaras dengan apa yang tersurat pada QS An-Nisa ayat 59, yang artinya, “Hai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (penguasa) di antara kamu.”

Koreksi Konstruktif

Ketaatan kepada pemimpin tidak lain karena adanya ketaatan pemimpin tersebut kepada Allah dan Rasul-Nya. Maka, jika ada kekeliruan, rakyat memiliki kewajiban untuk mengoreksinya (muhasabah al hukam). Mengoreksi kekuasaan di sini bukan hanya sekadar kritik tanpa dasar, tetapi sebagai bentuk pengawasan yang konstruktif untuk memastikan bahwa pemimpin benar-benar memenuhi amanahnya dengan adil dan bertanggung jawab.

Salah satu poin utama dalam diskusi adalah bahwa pemimpin yang adil tidak hanya diukur dari kebijakan dan keputusannya, tetapi juga dari kesesuaiannya dengan nilai-nilai spiritual, berupa syariat Islam. Pemimpin yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya tentu menjadi dasar moral yang kuat untuk mengambil keputusan-keputusan bagi kesejahteraan rakyatnya.

Acara makin hangat dengan banyaknya peserta yang aktif bertanya. Selain masalah kepemimpinan, juga menyangkut amaliah ibadah sunah, keutamaan salat berjemaah, dan tentunya yang menjadi isu politik dunia tentang kepedulian kita terhadap muslim P4l3stin4. Salah satu caranya dengan pengopinian publik melalui penyebaran Buletin Kafah kepada para peserta yang hadir.

Pentingnya Kesadaran Umat

Pentingnya pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang kepemimpinan yang benar. Isu politik dunia merupakan bagian dari dakwah amar makruf nahi munkar yang sudah menjadi kewajiban sebagai seorang muslim. Masyarakat yang teredukasi diharapkan memiliki kemampuan untuk berpikir politis dan kritis dengan panduan syariat Islam yang benar.

Pada akhir diskusi, para peserta sangat terkesan dengan adanya acara “Open House” semacam ini, dinilai penting untuk menciptakan ruang bagi dialog terbuka dan konstruktif. “Adanya peran aktif masyarakat dalam berbagai kajian keislaman akan dapat memastikan bahwa dakwah secara berjemaah merupakan cara yang ampuh untuk membangun suasana keimanan dan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya,” kata salah seorang peserta yang diminta kesan dan pesannya.

Wallahu a’lam bisshawwab. [CM/NA]

Loading

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulisan Terbaru

Badan Wakaf Al Qur'an