Header_Cemerlang_Media

Bila Harus LDR dengan Pasangan

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

Oleh. Yulweri Vovi Safitria
(Tim Redaksi CemerlangMedia.Com)

“Doa-doa yang tulus dari pasangan akan membuka jalan kebaikan dan keberkahan dalam sebuah hubungan pernikahan. Jangan sampai kita lupa, bahwa doa-doa yang tulus dari istri merupakan sebuah kekuatan dan senjata terbesar dan terampuh dalam setiap langkah dan usaha suami.”

 

CemerlangMedia.Com — LDR atau long distance relationship terkadang tidak bisa dielakkan oleh sebagian pasangan, baik yang baru menikah, maupun yang sudah lama membina rumah tangga.

Sebagian pasangan menganggap bahwa hubungan jarak jauh bukanlah sebuah persoalan, bahkan mereka terkesan adem ayem, karena dilandasi niat yang lurus hanya karena Allah semata.

LDR terkadang harus menjadi pilihan ketika suami harus bertugas di luar kota, sementara istri harus menjaga anak-anak mereka, orang tua, yang ke semuanya itu butuh saling pengertian dan keterbukaan.

Ada pula yang menganggap hubungan jarak jauh sebagai ujian dalam rumah tangga. Hal ini dilatar belakangi oleh adanya saling tidak percaya antara kedua belah pihak. Ya, siapapun tidak bisa menampik bahwa godaan laki-laki di luar sana amatlah sangat berat. Begitu pula dengan tontonan yang disuguhkan setiap hari, memicu tindakan yang menyelisihi syariat.

Kembali ke persoalan LDR. Bagi mereka yang niatnya karena Allah, semuanya itu justru semakin merekatkan hubungan kedua pasangan. LDR bukan hanya dijalani oleh pasangan hari ini, tapi juga oleh para sahabat. Para suami harus berjihad melawan musuh hingga berlangsung berhari-hari, bahkan berbulan-bulan.

Ketika LDR menjadi pilihan keduanya, maka haruslah saling rida, tidak ada paksaan antara keduanya. Dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip terkait dalam hal menunaikan kewajiban antara suami dan istri.

Suami sebagai qawwam memiliki kewajiban menafkahi istri, memberi nafkah anak-anak, dan memastikan keluarganya dalam keadaan aman tanpa gangguan.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَعَلَى ٱلۡمَوۡلُودِ لَهُۥ رِزۡقُهُنَّ وَكِسۡوَتُهُنَّ بِٱلۡمَعۡرُوفِۚ لَا تُكَلَّفُ نَفۡسٌ إِلَّا وُسۡعَهَاۚ

“Kewajiban ayah untuk memberi makan dan pakaian kepada para ibu secara layak. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya.” (QS Al-Baqarah: 233)

LDR memang tidak mudah, butuh komitmen pasangan dalam menjalaninya. Maka, meski berjauhan, komunikasi haruslah terjalin dengan baik, agar tidak timbul prasangka antara keduanya. Sebab, salah satu kunci utama sebuah ikatan pernikahan adalah komunikasi yang baik. Hal ini akan membebaskan keduanya dari rasa was-was, keraguan, dan pikiran negatif lainnya, yang akan meruntuhkan singgasana pernikahan.

Dan yang tidak kalah penting adalah ketika LDR sudah memiliki anak. Maka seorang istri atau ibu, haruslah tetap menghadirkan sosok ayahnya ketika dalam mendidik anak-anak mereka. Meskipun ayahnya jauh dari hadapan mereka. Sehingga anak-anak tetap tumbuh sesuai dengan fitrah masing-masing. Begitu pula dalam memutuskan sebuah perkara, seorang ibu tetaplah meminta persetujuan suami, meskipun ia sendiri tahu jika suami menyetujui keputusannya. Hal ini bertujuan agar anak tidak kehilangan figur seorang ayah.

Dan bagi seorang istri, ketika ia tidak berada bersama suaminya, maka haruslah menjaga kehormatannya. Dalam hal ini tidak berhias sebagaimana berhiasnya wanita jahiliah. Tidak ke luar rumah tanpa seizing suami, tidak menerima tamu laki-laki, yang dapat mendorong terjadinya zina. Dan istri juga mamiliki kewajiban menjaga nama baik serta menjaga harta suaminya.

Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulllah saw. bersabda, “Sebaik-baik wanita ialah jika kau pandang ia menyenangkanmu, jika kau perintah ia menaatimu, jika kau tinggalkan ia menjagamu dalam hal harta, dan menjaga dirinya.” (HR Ahmad dan An-Nasa’i)

Dan hendaklah keduanya saling mendoakan dalam kebaikan. Doa-doa yang tulus dari pasangan akan membuka jalan kebaikan dan keberkahan dalam sebuah hubungan pernikahan. Jangan sampai kita lupa, bahwa doa-doa yang tulus dari istri merupakan sebuah kekuatan dan senjata terbesar dan terampuh dalam setiap langkah dan usaha suami. Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya doa yang segera dikabulkan adalah doa seorang istri kepada suaminya yang tidak berada di tempat yang sama atau saling berjauhan.” (HR Tirmidzi)

[CM/NA]

Loading

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulisan Terbaru

Badan Wakaf Al Qur'an