Header_Cemerlang_Media

Hidayah itu Dicari Bukan Dinanti

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

Oleh. Yulweri Vovi Safitria

“Aku belum siap menutup aurat, menunggu hidayah.”
“Aku puasanya nanti aja, kalau sudah ada hidayah.”

CemerlangMedia.Com — Kalimat itu tentu familiar di telinga kita. Beranggapan hidayah itu datang, sementara dia tidak berusaha mencarinya. Dia dekat dengan kemaksiatan, tapi menginginkan hidayah itu datang kepadanya. Kebaikan ia benci, kemaksiatan dibela mati-matian, jauh dari ulama dan juga pedoman hidupnya yaitu Al-Qur’an dan sunnah. Lalu hidayah seperti apa yang diinginkan?

Allah Subhanahu wa Taala telah berfirman di dalam Al-Qur’an:

اِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَنْفُسِهِمْۗ

“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’d: 11).

Hidayah tidak akan datang dengan sendirinya, melainkan hidayah hadir karena dicari. Setiap diri individu harus berupaya, bekerja keras, serta memohon pada Rabb-nya agar hidayah itu datang menghampiri.

Mendapatkan hidayah bukan dengan diam berpangku tangan, melainkan berkumpul dengan orang-orang saleh, menghadiri majelis ilmu, dan membuka diri untuk selalu bersedia menerima berbagai nasihat kebaikan. Melalui itu semua, maka hidayah akan kita temukan, manisnya hidayah akan kita rasakan.

Hidayah datang kepada siapa saja dan kapan saja, tidak seorang pun yang bisa mengetahuinya. Hidayah tidak dapat diwarisi ataupun diwariskan. Hidayah datang kepada siapa yang dikehendaki-Nya, yaitu kepada orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam mencari kebenaran Islam, dan mengkaji Islam dengan benar.

Mungkin kita tidak asing dengan kisah paman Rasulullah Salallahu ‘alaihi wassallam, Abu Thalib. Beliau yang selalu melindungi Rasulullah saat mendakwahkan Islam di kalangan kafir Quraisy, beliau yang selalu berkorban untuk baginda Rasulullah, namun sampai di akhir usia beliau, Abu Thalib tidak memeluk Islam. Dan hal itu menjadi duka yang mendalam bagi Rasulullah Salallahu ‘alaihi wasallam. Hal ini menjadi bukti bahwa hidayah tidak bisa diwarisi atau diberikan begitu saja kepada keluarga ataupun kerabat, melainkan karena petunjuk dan kehendak-Nya.

إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ

“Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya.” (QS. Al-Qasas: 56)

Dan kita sepatutnya menyadari pula bahwa hidayah mutlak anugerah Allah Subhanhu wa Ta’ala. Dalam sebuah hadis Qudsi, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Wahai sekalian hamba-Ku, kalian semua berada dalam kesesatan kecuali yang Ku-beri petunjuk, maka mintalah petunjuk kepada-Ku, niscaya akan Ku-beri petunjuk.” (HR. Muslim no. 6737)

Oleh sebab itu kita perlu bersyukur ketika hidayah datang kepada kita. Jaga dan peliharalah, seraya senantiasa berdoa, agar selalu istikamah di jalan Islam, istikamah dalam kebaikan dan diwafatkan dalam keadaan husnul khatimah.

Yaa muqollibal quluubi tsabbit qolbii ‘ala diinik
Artinya: “Wahai Zat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.” (HR. Tirmidzi, no. 3522 dan Ahmad, 6:315). [CM/NA]

Loading

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulisan Terbaru

Badan Wakaf Al Qur'an