Header_Cemerlang_Media

Ancaman HIV/AIDS di Bekasi

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

CemerlangMedia.Com — Ketua Tim Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Jabar Yudi Koharudin menyebut, sejak Januari-Agustus 2023 ditemukan 6.379 kasus HIV pada 27 kabupaten/kota di Jabar. Daerah penyumbang terbanyak adalah Bekasi dan Bandung (25-9-2023).

Sebagai salah satu penyandang kota dengan kasus HIV terbanyak, kondisi Bekasi sedang tidak baik-baik saja. Pasalnya, HIV adalah penyakit yang sangat berbahaya dan menakutkan, menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan belum ditemukan obatnya hingga saat ini.

Penyakit HIV sendiri termasuk dalam kategori penyakit menular yang hanya terjadi melalui kontak langsung cairan tubuh seperti sperma, cairan vagina, darah, serta ASI yang masuk ke dalam tubuh manusia. Hal ini sangat erat kaitannya dengan perilaku hubungan seksual. Terlebih lagi, pengidap HIV/AIDS atau yang lebih dikenal dengan ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) ini paling banyak menginfeksi kalangan remaja dan usia produktif sebagai dampak dari perilaku seks bebas, melakukan hubungan intim di luar pernikahan. Perilaku ini sudah menjamur di kalangan remaja Bekasi. Bermula dari aktivitas pacaran yang dianggap biasa hingga hubungan suami istri tanpa pernikahan dipandang sebagai hal yang wajar.

Walaupun negara telah banyak melakukan upaya pencegahan tersebarnya penyakit HIV, mulai dari kampanye seks aman, setia pada pasangan, hingga pemberian obat-obatan, dan lain sebagainya, justru makin memperburuk keadaan dan memperlebar jalan bagi perilaku kebebasan. Tentu saja kasus HIV tidak akan menunjukkan angka penurunan karena kebebasan inilah yang memicu permasalahan.

Perilaku kebebasan sejatinya bersumber dari pandangan hidup sekularisme liberalisme. Bebas berbuat minim aturan dan mengesampingkan nilai agama hanya demi kepuasan. Tak ayal, pergaulan antara pria dan wanita pun menabrak rambu-rambu yang telah ditetapkan.

Oleh karenanya, perlu tindakan komprehensif untuk menemukan solusi tuntas menyelesaikan permasalahan. Sistem Islam sebagai aturan yang datang dari Pencipta Yang Maha Mengetahui kemaslahatan bagi manusia memiliki seperangkat aturan agar manusia memiliki perilaku mulia demi memuliakan manusia. Sanksi tegas terhadap pelanggaran aturan pun telah Allah tetapkan agar manusia tetap berada pada jalan yang lurus.

Dalam HR Muslim no. 1690 dari ‘Ubadah bin Ash-Shamit, Rasulullah saw. bersabda,

○ خٌذُوْا عَنِّيْ خٌذُوْا عَنِّيْ قَدْ جَعَلَ اللهُ لَهُنَّ سَبِيْلًا الْبِكْرُ بالْبِكْرِ جَلْدُ مِائَةٍ وَنَفْيُ سَنَةٍ والثَّيِّبُ بَالثَّيِّبِ جَلْدُ مِائَةٍ وَالرَّجْمُ ○

“Ambillah dariku, ambillah dariku! Allah telah menjadikan bagi mereka jalan keluar. (Apabila berzina) jejaka dan gadis (maka hukumannya) dicambuk seratus kali dan diasingkan setahun. (Apabila berzina) dua orang yang sudah menikah (maka hukumannya) dicambuk seratus kali dan dirajam.”

Dalam QS An-Nur ayat 2, Allah Swt. juga memerintahkan agar hukuman bagi mereka dipersaksikan oleh orang-orang mukmin sebagai pelajaran supaya tidak ada lagi orang yang berani melakukan hal yang sama. Begitu tegas dan sempurna Islam menjaga pergaulan manusia agar manusia terhindar dari derita penyakit HIV. Tentu saja mencegah itu jauh lebih baik dari pada mengobati.

Selain itu, terjaganya kehormatan dan kemuliaan manusia adalah hikmah penerapan hukum syariat yang Allah berikan untuk manusia demi meraih kebahagiaan dunia juga di akhirat. Namun, kesempurnaan sistem Islam ini tidak akan bisa dirasakan masyarakat apabila sekularisme liberalisme masih hadir sebagai sistem pengatur negeri. Maka sudah semestinya syariat Islam secara kafah mesti diterapkan agar Bekasi khususnya dan Indonesia umumnya terselamatkan dari mara bahaya HIV/AIDS serta penularannya. Wallaahu a’lam bisshawwab.

Nilma Fitri, S. Si.
Cikarang, Bekasi [CM/NA]

Loading

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulisan Terbaru

Badan Wakaf Al Qur'an