Header_Cemerlang_Media

Inses, Kenapa Berulang?

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

CemerlangMedia.Com — Warga digegerkan dengan ditemukannya kerangka 7 bayi di purwokerto. Setelah diselidiki oleh Polresta Banyumas, kerangka tersebut adalah hasil hubungan terlarang ayah kandung R (57) dan anaknya E (26) sejak 2013-2021. Ironis, orang tua yang seharusnya melindungi dan menjaga anaknya, malah merusak hidup dan masa depan nya.

Akidah yang lemah membuat seseorang mudah tergoda dengan sesuatu yang jelas dilarang dan menyimpang. Pemikiran sekuler tidak membuat seseorang berpikir dampak baik dan buruknya ataupun halal dan haramnya sebuah perbuatan. Hanya mementingkan nafsunya saja. Di dalam sistem sekuler, nafsu menjadi tujuan hidup nomor satu.

Padahal inses merupakan hal yang dilarang oleh agama bahkan adat. Namun, tetap saja terjadi dan makin banyak. Inses merupakan zina yakni hubungan sedarah, yang seharusnya saling melindungi, menghargai, dan saling meriayah. Secara genetik, hubungan sedarah akan menghasilkan keturunan yang cacat dan merusak peradaban.

Dalam Islam, zina jelas haram hukumnya. Oleh karena itu, harus diberikan sanksi tegas sesuai dengan hukum-hukum dari Sang Pencipta agar memberi efek jera sehingga tidak berulang. Bagi pelaku inses, menurut sebagian ulama, inses adalah dosa besar sehingga hukumannya lebih berat dari zina yang lain. Berlaku bagi yang belum menikah ataupun yang sudah menikah.

Untuk itu, perlu membentengi diri dengan akidah yang kokoh untuk mencegah perilaku menyimpang dan perbuatan maksiat lainnya. Membentuk pola pikir Islam sehingga terbentuk pula kepribadian Islam. Juga harus ada kontrol masyarakat dalam mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran. Hukum-hukum dari Sang Pencipta harus diambil dan diterapkan untuk mengatur seluruh aspek kehidupan dan perilaku masyarakat agar tidak terjadi penyimpangan.

Nur Irma
Brebes, Jawa tengah [CM/NA]

Loading

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulisan Terbaru

Badan Wakaf Al Qur'an