Header_Cemerlang_Media

Kriminalitas Subur di Sistem Kufur

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

CemerlangMedia.Com — Penemuan koper misterius di Bandung membuat publik heboh. Publik lebih kaget setelah polisi menguak runtutan kejadian yang ternyata adalah kasus pembvnvhan.

Tidak lama setelah kejadian nahas di Bandung, kasus serupa kembali terjadi. Di Bali, seorang PSK dihabisi nyawanya oleh pelanggannya karena dianggap “rewel” minta bayaran lebih dan mengancam si pelanggan.

Kasus lainnya, yang lebih membuat publik geleng-geleng adalah kasus pembvnvhan dan mvtilasi di Ciamis. Seorang suami tega “mer*jang” tubuh belahan jiwanya dan menawarkan ke para tetangga.

2024 baru memasuki bulan ke-5, tetapi sudah terjadi rentetan kasus pembvnvhan. Menurut data dari pusiknas.polri.go.id, ada lebih dari 3.000 orang tewas dibvnvh dalam empat tahun terakhir. Mereka menjadi korban pembvnvhan dengan beragam motif, di antaranya perampokan, hubungan asmara, dan masih banyak lagi.

Kasus pembvnvhan yang menggunung, sejatinya adalah gambaran lemah dan bobroknya sistem sekularisme dalam melindungi nyawa manusia. Hal ini karena sistem sekularisme membentuk manusia dengan keimanan setipis tisu.

Manusia seolah buntu ketika menghadapi sebuah masalah. Mereka jauh dari Allah sehingga tidak mengenal Allah sebagai Ar-Rahman dan Ar-Rahim yang siap mendengarkan keluh kesah hamba-Nya. Mereka juga tidak mengenal Allaah sebagai Al-Bashir, Al-Sami’, Al-‘Aliim yang Maha Mengetahui perbuatan hamba-Nya.

Keimanan setipis tisu kepada yaumul hisab menjadikan manusia meragukan adanya hari pembalasan. Oleh karenanya, mereka bertindak sesuka hati, bahkan dalam kemaksiatan.

Berbeda dengan sekularisme, sistem Islam justru sangat melindungi manusia. Ketika syariat-Nya diterapkan dengan sempurna, manusia akan terjaga akidahnya, akalnya, nasabnya, jiwanya, serta hartanya.

Jejak penerapan Islam membuktikan, sistem Islam manjur dalam mengobati manusia yang terpapar tradisi jahiliah. Sistem Islam sebagaimana disebutkan dalam QS Al-Baqarah ayat 257 mampu mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju benderang.

Sosok khalifah kedua dalam Islam adalah seorang yang gemar adu fisik, bahkan membunuh bayi perempuannya. Namun, ketika hatinya tersentuh Islam, beliau menjadi orang yang paling tegas dalam memerangi kemaksiatan.

Sistem Islam, selain menjadikan individu bertakwa, juga membentuk masyarakat yang saleh. Negara dalam sistem Islam juga dituntun untuk menjadi perisai bagi rakyatnya. Negara akan menjamin kesejahteraan rakyat dan menerapkan hukuman yang tegas bagi pelaku maksiat.

Tentu kita pernah mendengar qisas dalam pembunuhan. Pelaksanaan hukum qisas yang diatur sedemikian rupa mampu membuat bergidik siapa yang menyaksikannya. Seseorang yang terbesit niat buruk untuk membunuh akan berpikir seribu kali untuk melaksanakan niatnya tersebut. Alhasil, keamanan di tengah masyarakat akan terwujud jika sistem Islam diterapkan secara menyeluruh. Wallaahu a’lam.

Ummu Arrosyidah [CM/NA]

Loading

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulisan Terbaru

Badan Wakaf Al Qur'an