Palestina Butuh Pembebas, Bukan BoP

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

Negeri-negeri muslim tidak boleh bersekutu dengan negara kafir harbi fi’lan yang tengah memerangi muslim Palestina (AS dan Zionis). Negeri-negeri muslim justru harus bersegera menegakkan Khil4f4h untuk menyelamatkan dan membebaskan Palestina. Begitupun umat Islam, tegaknya hukum-hukum Islam dalam naungan Khil4f4h harus menjadi agenda utama dakwah.

CemerlangMedia.Com — Sangat memilukan, kondisi Palestina sebagai Negeri Para Anbiya masih berada dalam tangan penjajah Zionis hingga hari ini. Begitupun masjid Al-Aqsa yang keberadaannya terancam runtuh akibat ulah penjajah yang terus berusaha untuk menghancurkannya. Meskipun dinyatakan dalam keadaan gencatan senjata, tetapi penjajah tetap saja menyerang warga Palestina.

Dilansir dari portal daring, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan optimisme kuat terhadap tercapainya perdamaian di Gaza setelah menandatangani Board of Peace (BoP) Charter, yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Optimisme tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam keterangannya kepada awak media di Davos (22-1-2026).

Pada 22 Januari 2026, Indonesia menyatakan telah bergabung menjadi anggota dan menandatangani Board of Peace (BoP). Hal ini dilakukan demi mewujudkan perdamaian Palestina. Di antara syarat menjadi keanggotaan Board of Peace adalah harus membayar 1 miliar dolar (Rp17 triliun) untuk memperoleh keanggotaan tetap. Setiap keputusan yang diambil dalam BoP dikendalikan seutuhnya oleh Trump (AS) dengan kuasa hak veto.

Hal ini memberikan gambaran bahwa BoP dibentuk bukan untuk mewujudkan perdamaian di Palestina. Pasalnya, Palestina sendiri tidak dilibatkan sama sekali dalam pembentukan BoP. Trump hanya melakukan perundingan sebelah pihak saja. Artinya, pembentukan BoP bukanlah untuk menolong Palestina, melainkan untuk kepentingan geopolitik dan ekonomi AS.

Selain itu, Trump dengan ambisinya ingin mengambil alih dan menguasai Gaza. Ia berusaha keras mengusir rakyat serta berambisi membangun Gaza Baru yang berisi gedung-gedung pencakar langit, wisata pantai, pelabuhan, bandara, dan menara apartemen. Artinya, Trump hanya ingin menguasai Gaza secara sepihak, yang menguntungkan dirinya, bukan menolong Palestina dengan sebenarnya.

Dengan demikian, jelaslah bahwa BoP tidak menjadi solusi bagi Palestina, tetapi justru jalan untuk menghancurkan Palestina. Keberadaan negara-negara muslim di dunia, termasuk Indonesia hanya menjadi pelengkap legitimasi semata. Artinya, BoP adalah alat untuk merealisasikan 20 poin rencana Trump atas Gaza. Begitupun dengan keikutsertaan negeri-negeri muslim dalam BoP, merupakan pengkhianatan terhadap muslim Gaza.

Jika dicermati, berbagai solusi yang telah dilakukan oleh PBB sekalipun, tidak pernah membuahkan hasil. Perundingan, solusi dua negara, bahkan gencatan senjata, apalagi dengan BoP yang didalangi oleh AS, tidak akan mampu menolong Palestina. Sejak awal penjajahan hingga detik ini, yang Palestina butuhkan adalah pembebasan hakiki, yaitu lepas dari pendudukan Zionis.

Sesungguhnya, perdamaian hakiki bagi Palestina hanya akan terwujud jika Zionis hengkang dari wilayah Palestina. Satu-satunya jalan untuk mewujudkan hal ini adalah jihad. Jihad ini akan digaungkan oleh pemimpin muslim yang menerapkan sistem Islam (Khil4f4h). Khil4f4h adalah satu-satunya institusi yang akan mengomando jihad akbar untuk membebaskan Palestina.

Oleh karena itu, negeri-negeri muslim tidak boleh bersekutu dengan negara kafir harbi fi’lan yang tengah memerangi muslim Palestina (AS dan Zionis). Negeri-negeri muslim justru harus bersegera menegakkan Khil4f4h untuk menyelamatkan dan membebaskan Palestina. Begitupun umat Islam, tegaknya hukum-hukum Islam dalam naungan Khil4f4h harus menjadi agenda utama dakwah.

Zakiah Ummu Faaza
Bogor, Jawa Barat [CM/Na]

Views: 9

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *