Header_Cemerlang_Media

Penelantaran Anak

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

CemerlangMedia.Com — Penelantaran anak merupakan salah satu bentuk kekerasan yang sering terjadi di masyarakat. Anak-anak yang seharusnya mendapatkan kasih sayang, perlindungan, dan perhatian dari orang tua, justru terlantar dan terabaikan. Fenomena ini sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak.

Berdasarkan data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), kasus penelantaran anak terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2020, KPAI mencatat, setidaknya terdapat 2.764 kasus penelantaran anak. Kasus ini meningkat dari 2019 yang hanya 2.637 kasus. Penelantaran anak terjadi dalam berbagai bentuk, seperti tidak memberikan makanan, pakaian, pendidikan, dan perawatan kesehatan yang layak bagi anak.

Selain itu, penelantaran anak juga dapat terjadi karena orang tua yang terlalu sibuk dengan pekerjaan atau aktivitas lain sehingga mengabaikan kebutuhan anak-anak mereka. Hal ini berdampak buruk terhadap perkembangan fisik, mental, dan emosional anak (Kupastuntas.co, 15-2-2024).

Penelantaran anak merupakan bentuk kekerasan yang sangat merugikan. Anak-anak yang terlantar tidak hanya kehilangan hak-hak dasar mereka, tetapi juga dapat mengalami trauma psikologis yang berdampak jangka panjang. Selain itu, penelantaran anak juga dapat menyebabkan anak-anak rentan terhadap berbagai bentuk eksploitasi, seperti perdagangan manusia, pelecehan seksual, dan lain-lain.

Penyebab utama penelantaran anak adalah kurangnya kesadaran dan tanggung jawab orang tua dalam memenuhi kebutuhan anak-anak mereka. Selain itu, faktor ekonomi, sosial, dan budaya juga dapat memengaruhi terjadinya penelantaran anak. Orang tua yang mengalami kesulitan ekonomi, misalnya, mereka memilih untuk mengabaikan kebutuhan anak-anak demi memenuhi kebutuhan dasar lainnya.

Kurangnya dukungan dan bantuan dari masyarakat sekitar juga ikut memberi andil, padahal seharusnya ketika orang tua mengalami kesulitan dalam mengasuh anak-anak mereka, masyarakat seharusnya dapat memberikan bantuan dan dukungan, baik secara material maupun emosional (Kemenpora.go.id, 2-1-2024). Akan tetapi, pihak yang paling bertanggung jawab terhadap persoalan ini adalah negara karena rakyat adalah amanah pemerintah.

Dalam Islam, anak-anak memiliki hak-hak yang harus dipenuhi oleh orang tua dan juga negara. Al-Qur’an menegaskan bahwa orang tua memiliki tanggung jawab untuk memelihara, mendidik, dan memberikan kasih sayang kepada anak-anak mereka. Sebagaimana firman Allah Swt. dalam surah At-Tahrim ayat 6,

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”

Selain itu, Rasulullah saw. juga menekankan pentingnya memberikan kasih sayang dan perhatian kepada anak-anak. Beliau bersabda, “Barang siapa yang tidak menyayangi kami, maka ia tidak akan disayangi (oleh Allah).” (HR Bukhari).

Oleh karena itu, sebagai orang tua muslim, kita harus memenuhi hak-hak anak dengan sebaik-baiknya. Kita harus memberikan mereka pendidikan, kesehatan, dan kasih sayang yang layak. Namun, peran negara adalah yang utama untuk membantu dan mendukung orang tua dalam mengasuh anak-anak mereka. Dengan berpedoman kepada ajaran Islam dan penerapan sistem Islam dalam kehidupan akan memberikan perlindungan terhadap anak-anak sehingga kasus penelantaran anak dapat diminimalkan.

Sri Rahayu dan Nurdiatul
Siswi SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan [CM/NA]

Loading

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulisan Terbaru

Badan Wakaf Al Qur'an