Header_Cemerlang_Media

Penyimpangan Seksual Marak

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

CemerlangMedia.Com — Viral berita pencabulan di Nagari Padang Galugua, Kecamatan Padang Gelugur terhadap puluhan anak di bawah umur yang dilakukan oleh seorang remaja berumur 20-an berinisial RP. Mirisnya, para korban merupakan anak laki-laki yang masih berusia 12 tahun ke bawah dan rata-rata masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Hingga saat ini total jumlah korban sudah mencapai 45 orang dan kemungkinan besar masih akan terus bertambah (3-10-2023).

Maraknya kasus pencabulan dan kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi saat ini tentu tidak lepas dari penggunaan sosial media yang kurang bijak. Sejatinya, kejahatan pencabulan adalah bagian dari kejahatan terhadap kesusilaan, yakni perbuatan cabul tersebut tak hanya terjadi pada kalangan dewasa saja, tetapi justru terjadi pula pada anak di bawah umur. Mirisnya, yang menjadi korban kejahatan pencabulan akan mengalami gangguan terhadap dirinya, baik secara langsung ataupun tidak langsung, baik secara fisik maupun nonfisik.

Pelaku kejahatan pencabulan terhadap anak di bawah umur dalam upayanya melakukan suatu kejahatan tentu dilakukan dengan berbagai macam cara untuk memenuhi atau mencapai hasrat seksualnya. Yang lebih parahnya lagi, tidak hanya anak-anak yang menjadi korban, tetapi justru anak terkadang bisa menjadi pelaku pencabulan. Maka dapat kita simpulkan bahwa faktor-faktor yang dapat meningkatkan dan memengaruhi terjadinya tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur, yaitu faktor lingkungan, kebudayaan, ekonomi, media sosial, dan faktor psikologi, atau kejiwaan pelaku.

Makin maraknya kasus pencabulan di tengah-tengah masyarakat saat ini tentu saja tidak lepas dari masih bercokolnya sebuah sistem kufur, yaitu kapitalisme sekuler. Sistem tersebutlah yang telah banyak menimbulkan kerusakan moral luar biasa di kalangan masyarakat khususnya Indonesia sekarang ini. Oleh karenanya, umat sangat butuh solusi hakiki yang bisa tuntas mengatasi setiap persoalan. Caranya, yaitu hanya dengan mengganti sistem kufur yang ada dengan sistem Islam dalam naungan Khil4f4h yang hanya bersumber dari wahyu Allah semata, yaitu Al-Qur’an dan as-Sunah.

Sejatinya, hanya sistem Islam-lah yang mampu mengatur seluruh aspek kehidupan dengan menerapkan syariat Islam secara kafah oleh seorang khalifah. Sistem sanksi dalam Islam juga akan menutup celah terjadinya berbagai kejahatan kekerasan dalam penyimpangan yang saat ini marak terjadi. Untuk itu sudah saatnya umat manusia mau kembali menerapkan sistem Islam dalam berbagai aspek kehidupan agar diperoleh solusi hidup yang hakiki untuk setiap permasalahan yang melanda. Hanya solusi Islam yang paling relevan sejak dahulu, kini, bahkan nanti. Wallahu a’lam

Rina Herlina
Payakumbuh Sumbar [CM/NA]

Loading

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulisan Terbaru

Badan Wakaf Al Qur'an