Header_Cemerlang_Media

Zina Marak, Apa Solusinya?

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

CemerlangMedia.Com — Ibu mana yang tega membuang atau membunuh buah hati yang baru dilahirkan. Namun, tidak bagi seorang remaja putri asal Medan yang dengan tega membuang janin yang telah dilahirkan dalam keadaan tak bernyawa ke atap sebuah penginapan. (15/06/23).

Kasus seperti di atas dan kasus serupa lainnya kembali marak dan tidak sedikit pelakunya adalah remaja yang seharusnya mereka masih menikmati masa mudanya. Alasan mereka membunuh dan membuang bayinya karena kehamilan yang tidak diinginkan atau hamil akibat zina.

Padahal kita ketahui bersama bahwa perbuatan zina merupakan suatu bentuk tindakan keji (QS. 17:32) dan dosa besar setelah sirik. Namun sayangnya, perbuatan zina menjadi suatu hal yang wajar dan tidak tabu di negeri muslim terbesar ini. Bahkan tak sedikit dari kalangan remaja yang tak menganggap aktivitas berpelukan, berciuman, dan meraba lawan jenis termasuk zina yang dapat menghalalkan turunnya azab Allah bagi diri si pelaku dan orang-orang yang ada di sekitarnya.

Maraknya kasus kehamilan yang tidak diinginkan ini akibat penerapan sistem kehidupan yang berasaskan kepada pemisahan agama dari kehidupan. Agama tidak memiliki andil mengatur kehidupan manusia dan agama hanya menjadi urusan individu, sehingga para remaja tidak memiliki pegangan hidup dikarenakan minimnya bekal ilmu agama. Hal ini semakin diperparah dengan merebaknya konten-konten berbau pornografi dan pornoaksi yang mudah diakses. Maka wajar, jika remaja saat ini terjebak dalam pergaulan yang kebablasan.

Perlu diketahui bahwa kehamilan yang tidak diinginkan akibat zina membuat pelakunya stres karena mereka belum siap menjadi ayah/ibu di usia muda yang juga berpengaruh kepada pola pengasuhan anak. Belum lagi, jika pelakunya melakukan aborsi yang mana aktivitas aborsi mengakibatkan gangguan mental yang mengancam kesehatan seperti pendarahan berat, infeksi, sepsis, kerusakan rahim, peradangan panggul, dan radang pada lapisan rahim (endometritis).

Lantas, apakah yang akan kita lakukan? Cukupkah kita berdiam diri melihat kerusakan yang menimpa generasi muda kita? Apakah kita sadar bahwa semua kerusakan itu terjadi karena penerapan sistem sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan? Sedang di sisi lain, remaja yang menyuarakan kebenaran Islam di-bully habis-habisan dan dicap sok alim bahkan radikal.

Aturan-aturan terbaik telah Allah Swt. turunkan bersamaan dengan diutusnya Baginda Rasulullah saw. Masih ragukah kita untuk menerapkan aturan-aturan Allah Swt. secara kafah sebagai solusi terbaik atas permasalahan kehidupan?

Purwanti
Kisaran, Sumatra Utara [CM/NA]

Loading

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulisan Terbaru

Badan Wakaf Al Qur'an