Banjir Bukan Kiriman Tuhan

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

Oleh: Irna Sari

CemerlangMedia.Com — PUISI

Dedaunan hijau nan ribun
Habis tertatar oleh tangan-tangan keserakahan
Gelembung serakah makin terasa
Rakyat pun terpaksa pasrah

Wahai penguasa, kaudatang bagaikan kucing lapar
Saat bencana melanda kau berlagak lupa perkara
Kau kirimkan antek-antekmu
Lalu kaujual murah kebijakanmu

Kau lukai rakyatmu
Namun, aseng kausanjung
Saat bencana berlomba memasuki rumah-rumah rakyatmu
Kausibuk menyalahkan Tuhanmu

Oh, betapa malangnya nasib rakyatmu
Kekayaan alam kaurampas
Hati rakyat kau gores
Tuduhanmu tak lagi berasas

Tuhan selalu jadi korban
Rakyat pun jadi tumbal
Sungguh, jika tak kau hentikan
Tungguhlah keadilan Tuhan

Mimika, 29 Nov 2025 [CM/Na]

Views: 15

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *