Oleh: Irna Sari
CemerlangMedia.Com — PUISI
Dedaunan hijau nan ribun
Habis tertatar oleh tangan-tangan keserakahan
Gelembung serakah makin terasa
Rakyat pun terpaksa pasrah
Wahai penguasa, kaudatang bagaikan kucing lapar
Saat bencana melanda kau berlagak lupa perkara
Kau kirimkan antek-antekmu
Lalu kaujual murah kebijakanmu
Kau lukai rakyatmu
Namun, aseng kausanjung
Saat bencana berlomba memasuki rumah-rumah rakyatmu
Kausibuk menyalahkan Tuhanmu
Oh, betapa malangnya nasib rakyatmu
Kekayaan alam kaurampas
Hati rakyat kau gores
Tuduhanmu tak lagi berasas
Tuhan selalu jadi korban
Rakyat pun jadi tumbal
Sungguh, jika tak kau hentikan
Tungguhlah keadilan Tuhan
Mimika, 29 Nov 2025 [CM/Na]
Views: 15






















