Oleh: Ummu Iffah
CemerlangMedia.Com — PUISI
Jalan menuju surga bukan sekadar hamparan bunga yang harum memikat,
Tetapi juga penuh duri yang menyayat
Terkadang badai ujian datang menghantam tanpa isyarat
Membuat sendi-sendi keyakinan terasa mulai berkarat
Namun jika tangan ini tetap saling menggenggam erat,
Seberat apa pun beban dunia, takkan membuat kita tersesat
Sebab di sela jemari kita, ada doa yang saling mengunci
Menjadi kekuatan rahasia yang tak mampu dipahami bumi
Keluarga sakinah bukanlah mereka yang tanpa cela,
Bukan yang tak pernah merasakan pahitnya selisih kata
Sebab dalam perbedaan, Allah selipkan pelajaran tentang sabar
Agar ego yang meninggi perlahan meluruh dan memudar
Di saat dunia terlelap dalam mimpi-mimpi semu
Kita bangun bersama, memecah sunyi di sepertiga malam-Mu
Bersimpuh di atas sajadah, tempat segala rahasia mengadu
Memohon kekuatan agar cinta ini tak lekang dimakan waktu, meski ujian selalu datang bertamu
Ya Rabbana…
Engkaulah saksi atas setiap tetes keringat sang ayah yang mencari nafkah
Engkaulah saksi atas setiap butir air mata sang ibu yang mendoakan berkah
Jangan biarkan ikatan kami hanya sebatas di dunia yang fana
Indah sesaat, lalu hilang ditelan fajar yang sirna
Satukan hati kami dalam ketaatan yang tak pernah putus
Bersihkan jiwa kami dari rasa dengki yang sering kali menghangus
Kumpulkan kami kembali di dalam jannah-Mu yang baka,
Di tempat yang tak ada lagi lelah, tak ada lagi air mata dan luka
Bimbinglah kaki-kaki mungil anak cucu kami agar tetap di jalan-Mu
Jadikan mereka pembuka pintu surga bagi kami dengan doa yang syahdu
Hingga tiba saatnya kami dipanggil pulang ke haribaan-Mu,
Kami pulang sebagai satu keluarga utuh, dalam dekapan cinta-Mu
Tanpa rasa benci, tanpa ada yang tertinggal
Tanpa ada yang tersesat di persimpangan
Hanya ada kebahagiaan yang kekal,
Dalam dekapan cinta-Mu yang kekal
Tapal Batas, 26 Januari 2026 [CM/Na]
Views: 3






















