Jangan Abaikan Aktivitas Belajar Politik

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

Penulis: Yuliani Zamiyrun, S.E.

Dalam Islam, politik adalah upaya mengurus urusan umat (siyasah) berdasarkan syariat untuk mewujudkan kemaslahatan, keadilan, dan kesejahteraan dunia-akhirat, bukan sekadar perebutan kekuasaan. Kepemimpinan merupakan amanah untuk menjaga agama dan membangun peradaban sesuai nilai-nilai Islam.

CemerlangMedia.Com — Politik hari ini disalah maknakan dengan sesuatu yang kotor dan menj*j*kkan. Mendengar kata politik saja orang sudah langsung mundur, tidak ingin membahasnya terlalu dalam. Terkadang ketika kita berdiskusi tentang politik, banyak tanggapan seperti “Bukan urusan saya”, “Bukan bidang saya”, “Apalah, saya ini bukan siapa-siapa yang mau bicara politik”, dan masih banyak pernyataan serupa yang menunjukkan betapa abai dan masa bodohnya seseorang terhadap politik itu sendiri.

Tak Acuh dengan Politik

Budaya cuek dan masa bodoh pun menjadi salah satu sikap yang mendorong banyak di antara generasi hari ini kemudian meninggalkan politik. Lucunya, kita tidak sadar kalau segala urusan hidup kita semua hari ini adalah bagian dari politik atau bahkan hasil dari keputusan politik itu sendiri. Bahkan, ada yang menolak tidak mau masuk dalam urusan politik, padahal ya, kembali lagi, semua hal di sekitar kita adalah urusan politik.

Belajar politik adalah kebutuhan otak kita agar bisa terus produktif dalam berpikir. Namun, terkadang belajar politik pun juga disalah artikan sebagai doktrin atau suatu hal yang membebani hidup seseorang. Oleh karena itu, belajar adalah salah satu jalan yang bisa mengeluarkan seseorang dari kebodohan atau ketidaktahuannya.

Hari ini aktivitas belajar politik juga menjadi salah satu hal yang ditinggalkan oleh sebagian generasi. Sikap cuek dan tak acuh inilah kemudian menjadi penghalang bagi seseorang untuk tidak mau menjalani aktivitas belajar politik, padahal belajar adalah salah satu aktivitas wajib yang harus kita jalani di dunia ini.

Muslim Wajib Belajar Politik

Sebagai seorang muslim, kita tidak boleh meninggalkan aktivitas politik. Maka dari itu, pentingnya kita belajar. Kita harus mau belajar memahami apa itu politik yang sangat berkaitkan dengan kehidupan yang dijalani dan yang sedang dihadapi.

Politik menurut Islam adalah upaya mengurus urusan umat (siyasah) berdasarkan syariat untuk mewujudkan kemaslahatan, keadilan, dan kesejahteraan dunia-akhirat, bukan sekadar perebutan kekuasaan. Kepemimpinan merupakan amanah untuk menjaga agama dan membangun peradaban sesuai nilai-nilai Islam. Terkait hal ini, ulama berperan penting membimbing dan ketaatan pemimpin bersyarat pada kepatuhan pada Allah Swt..

Dari definisi tersebut sudah jelas bahwa antara politik dan urusan umat atau orang banyak saja tidak bisa dipisahkan. Jadi aneh kalau ada muslim yang menolak aktivitas politik ini. Sebab, politik sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Tanpa politik, bagaimana kita akan membangun kehidupan yang bermartabat?

Imam Syafi’i pernah berpesan, “Barang siapa yang tidak mampu menahan lelahnya belajar, maka ia harus mampu menahan perihnya kebodohan.”

Sanggupkah kita hidup dalam kebodohan yang sebenarnya bisa kita ubah? Sementara manusia diberikan kesempatan oleh Allah Swt. untuk mengubah keadaan dirinya sendiri. Bukan terlena dengan kenyamanan yang sudah dijalani.

Rasulullah Teladan dalam Berpolitik

Rasulullah saw. ketika membangun peradaban Islam di Madinah Al Munawwarah adalah melakukan aktivitas politik, yaitu mengurusi urusan umat dengan penerapan sistem Islam di dalamnya. Beliau saw. tidak meninggalkan politik sedikitpun.

Banyak perubahan yang terjadi pada umat masa itu, dari jahiliyah menuju kepada Islam. Semua adalah hasil dari aktivitas politik yang dijalankan oleh Rasulullah saw.. Jadi jika kita menginginkan kebaikan pada umat dan generasi hari ini, kita harus mencontoh apa yang sudah pernah dilakukan oleh Rasulullah Muhammad saw..

Oleh karena itu, di tengah gempuran persoalan kehidupan yang kian sulit ini, politik menjadi salah satu kebutuhan bagi individu. Jika setiap individu memahami politik, akan muncul kesadaran politik secara umum. Jika demikian terjadi, niscaya umat ini tidak akan mungkin mudah untuk dibodoh-bodohi oleh politik yang dijalankan oleh orang-orang zalim.

Allah Swt. berfirman dalam surah ar-Rad ayat 11 yang artinya, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, melainkan kaum itu mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri.”

Wallahu a’lam bisshawwab. [CM/Na]

Views: 1

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *