Angka Nol

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

Oleh: Irna Sari Dewi, S.Pd.
Creative Design CemerlangMedia.Com

CemerlangMedia.Com, Storytelling — “Posisi?” Suara di seberang bertanya di mana diriku berada. “Saya masih di rumah. Bagaimana memang?” Jawabku singkat. “Sarah sudah mau lahiran, ke rumah sakit sekarang, Na. Saya sudah di rumah sakit ini.”

Percakapan singkat itu mendorongmu untuk segera menuju rumah sakit. Qadarullah, Zaidku lagi demam. Gerimis pula, maka kuputuskan menunggu gerimis mereda atau sekalian berhenti. Sebab, Zaid selalu tak mau jika kututup pakai jas hujan.

Dari jam dua siang tadi ponselku selalu berdering. Hingga malam pukul 19.00 WIT, aku dan Zaid masih di rumah. Hujan pun tak kunjung reda. Seakan menjadi isyarat bahwa rahmat-Nya bukan hanya kondisi sesuai keinginan. Namun, sebaliknya juga, masih tetap dalam pengawasan dan juga rahmat-Nya. Tugas manusia hanyalah menjalani dan mengupayakan yang terbaik.

Jarum jam tak mungkin terhenti, maka perjalanan pun demikian. Jika memang takdirnya masih harus dijalani. Kuputuskan naik maxim dengan beberapa pertimbangan.

Maxim melaju cukup pelan dengan tujuan yang pasti. RSUD! Ruang IRD. Seolah ruang ini tak lagi asing bagiku. Pernah ke sana karena kondisi darurat, ipar lahiran, adik sakit, siswa kecelakaan dan kali ini kembali lagi, adik perempuanku Sarah, berjuang melahirkan anak pertamanya.

Kutelusuri lorong RS, kondisi sepi. Dengan menggendong Zaid. Kakk memberi info yang salah. Alhasil, aku pun ikut tersesat. Setelah kutanya pada dokter jaga, adikku masih di ruang bersalin.

Kulangkahkan kaki ke sana. Melewati ruang yang membuat buluk kuduk merinding. Namun, mau tidak mau memang harus dilewati. Well, alhamdulillah, akhirnya sampai juga di tempat yang dituju.

“Masuk liat, sudah,” ipar adikku menyampaikan. “Oh, iya, tapi anak-anak memang tidak bisa masuk karena itu ruang khusus,” jawabku.

Ipar adikku masih saja memintaku untuk segera menemui Sarah. Namun, aku masih menolak dengan alasan Zaid tidak bisa ikut serta. Singkat cerita, kuputuskan menemuinya.

Menemuinya dengan dua status. Sebagai kakak dan juga ibu baginya. Aku sungguh tak sanggup melihatnya kesakitan. Namun, aku mencoba memberi semangat bahwa perjuangan melahirkan adalah jihad. Pahalanya besar, meminta kepada-Nya, insyaallah akan dimudahkan.

Wejangan itu selalu kuulang, masyaallah. Adik yang kemarin masih kunasihati sebagai anak asuh, kini akan menyandang status sebagai ibu. Ibu yang tentunya dijamin surga dengan tingkat penghormatan yang mulia dalam Islam. Allahu Akbar, begitu indahnya takdir-Mu, Ya Rabb.

Namun, qadarullah. Allah lebih memilih takdir terindah lagi untukku, terkhusus adikku Sarah. Allah hadirkan malaikat kecil dalam rahimnya dan belum sempat melihat dunia yang fana ini, tetapi Allah ambil pula. Allahu Akbar…

Benarlah bahwa ujian dihadirkan bukan semata-mata benci. Namun, Allah tahu hamba-Nya mampu, diangkatnya derajat, dan juga dileburnya segala dosa.

Bagaimana denganku? Ternyata, aku tak sekuat Sarah, sebab di fase aku menemaninya, aku yang harus terjatuh. Jatuh bukan karena tersenggol, tetapi karena diri ini yang tidak kuat menahan diri. Menahan rasa takut dan lain-lain. Pada akhirnya, aku sadar kekuatanku, hanyalah titik nol. Tak bermakna tanpa angka 1, 2 atau lainnya.

Aku adalah angka semu, sedangkan Allah, Allah adalah satu-satunya Zat yang memiliki segalanya, kekuatan, rahmat, ampunan, kasih sayang, dan lagi Maha Hidup. Allahu Akbar…. Selamat jalan, Adik Bayi, engkau adalah bukti cinta dan keyakinan bahwa Allah adalah Al Khalik.

Timika, Januari 2026 [CM/Na]

Views: 1

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *