Palestina Terus Terdesak, Butuh Kekuatan dan Persatuan Umat

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

Persoalan Palestina memiliki dimensi keagamaan karena menyangkut kepedulian terhadap sesama muslim dan keberadaan Masjidilaqsa sebagai salah satu tempat suci dalam Islam. Oleh karena itu, penderitaan rakyat Palestina, semestinya mendorong umat untuk memperkuat kepedulian, solidaritas, dan upaya mencari penyelesaian yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.

CemerlangMedia.Com — Pernyataan Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir, kembali menyoroti klaim Israel atas wilayah Tepi Barat dengan menyebut seluruh Area A, B, dan C sebagai “milik Israel”, meskipun Kesepakatan Oslo II 1995 membagi wilayah tersebut berdasarkan kewenangan yang berbeda. Dalam kesepakatan tersebut, Area A berada di bawah kendali Palestina, Area B berada di bawah kendali sipil Palestina dan keamanan Israel, sedangkan Area C yang mencakup sekitar 60 persen Tepi Barat berada di bawah kendali penuh Israel.

Ben-Gvir juga menyatakan bahwa jika dirinya menjadi menteri pertahanan, ia akan mendorong pembubaran Otoritas Palestina serta pemindahan warga Palestina dari Tepi Barat dan Jalur Gaza. Ia turut mengeklaim bahwa 60 persen warga Palestina ingin “bermigrasi”, meskipun terdapat laporan yang menunjukkan informasi berbeda dari klaim tersebut (3-10-2026).

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa persoalan Palestina tidak hanya berkaitan dengan batas wilayah, tetapi juga menyangkut keberlangsungan hidup rakyat Palestina. Kondisi di Gaza, perluasan permukiman di Tepi Barat, pengusiran warga, serta ketegangan di sekitar kompleks Al-Aqsa makin memperlihatkan kompleksitas persoalan yang dihadapi rakyat Palestina.

Dalam kondisi demikian, solusi dua negara yang selama ini menjadi salah satu pendekatan utama dalam penyelesaian konflik Palestina-Israel patut dikaji secara kritis dari sisi penerapannya. Ketika persoalan penguasaan wilayah dan keberlangsungan permukiman terus menjadi perdebatan, muncul pertanyaan mendasar, sejauh mana solusi dua negara mampu menjamin keamanan, kebebasan, dan masa depan rakyat Palestina?

Bagi umat Islam, persoalan Palestina juga memiliki dimensi keagamaan karena menyangkut kepedulian terhadap sesama muslim dan keberadaan Masjid Al-Aqsa sebagai salah satu tempat suci dalam Islam. Oleh karena itu, penderitaan rakyat Palestina semestinya mendorong umat untuk memperkuat kepedulian, solidaritas, dan upaya mencari penyelesaian yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Kondisi Palestina semestinya menjadi pengingat bahwa penderitaan saudara sesama muslim bukan persoalan yang dapat diabaikan. Rasulullah saw. menggambarkan hubungan kaum muslim dalam hadis,

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ,وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ، إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُالْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّ

“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam saling mencintai, menyayangi, dan mengasihi adalah seperti satu tubuh. Jika satu anggota tubuh sakit, seluruh tubuh ikut merasakan sakit dengan tidak bisa tidur dan demam.” (HR Bukhari dan Muslim)

Semangat persatuan tersebut juga ditegaskan Allah Swt. dalam firman-Nya,

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِجَمِيعًاوَلَا تَفَرَّقُوا

“Berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah dan janganlah kamu bercerai-berai.” (QS Ali ‘Imran: 103)

Ayat dan hadis tersebut menjadi pengingat pentingnya persatuan umat dalam menghadapi berbagai persoalan yang menimpa kaum muslim. Dalam perspektif politik Islam yang meyakini Khil4f4h sebagai sistem kepemimpinan Islam, persatuan dan kepemimpinan politik dipandang sebagai bagian dari upaya membangun kekuatan umat untuk menjalankan syariat dan memperjuangkan perlindungan bagi kaum muslim, termasuk rakyat Palestina.

Ummu Inayah [CM/Na]

Views: 3

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *