Damainya Senja
Oleh. Zakiatul Husna (Siswi SMAN-1 Mentaya Hilir Selatan) CemerlangMedia.Com — PUISI Senja… Warna jinggamu sangat tenang Langit jinggamu begitu damai
Read MoreOleh. Zakiatul Husna (Siswi SMAN-1 Mentaya Hilir Selatan) CemerlangMedia.Com — PUISI Senja… Warna jinggamu sangat tenang Langit jinggamu begitu damai
Read MoreOleh. Sari Chanifatun (Kontributor CemerlangMedia.Com) CemerlangMedia.Com — PUISI An-Naas makhluk sosial yang lemah Bagaimana dia bisa angkuh padahal dia lemah?
Read MoreOleh. Rohana (Siswi SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan) CemerlangMedia.Com — PUISI Ketika mentari mulai redup Senja datang di ujung langit
Read MoreOleh. Rohana (Siswi SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan) CemerlangMedia.Com — PUISI Pena guruku Tak pernah bosan memberikan goresan Tak pernah
Read MoreOleh. Noor Azizah CemerlangMedia.Com — “Mbak, kemarin malam melihat mobil Ayah parkir di depan rumah?” Tanya seorang ibu berusia empat
Read MoreOleh. Asma Nurfaizah (Siswa SMAN-1 Mentaya Hilir Selatan) CemerlangMedia.Com — PUISI Terjebak kembali di tengah kegelapan Berusaha mencari penerangan Terus
Read MoreOleh. Noor Halidah (Siswi SMAN-1 Mentaya Hilir Selatan) CemerlangMedia.Com — PUISI Cinta seorang ibu itu indah Tidak dapat terungkap oleh
Read MoreOleh. Aisah Oscar CemerlangMedia.Com — PUISI Terdengar dentuman merdeka dari pejuang Dahulu bangsa terjajah oleh Eropa disambung Jepang berkuasa Kumandang
Read More