Goresan Cinta untuk Tiara

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

#30HMBCM

Penulis: Titin Kartini
Bab 10 Perjuangan

CemerlangMedia.Com — Perpisahan sekolah menengah pertama makin dekat. Tak terasa, Kakak Tiara melewati pendidikan tiga tahun di pondok.

“Kakak yang kuat, ya. Kita pernah berencana, nanti pas kakak lulus, Ibu sama Ayah akan hadir, setelah itu mau ngeliwet bareng keluarga. Qadarullah, Allah berkehendak lain.” Kataku mengingat ucapan suami beberapa bulan yang lalu dan hanya dijawab dengan senyuman oleh Tiaraku.

Aku tahu rasanya tak mudah, tetapi aku yakin, Tiaraku kuat. Namun, lagi-lagi akulah yang tak kuat.

Waktu yang dinanti pun tiba, Tiaraku tampil di depan panggung untuk menerima hasil pendidikannya selama tiga tahun.

“Tiara Sasta Negara, lahir 13 Agustus 2006 di Kota Bogor. Putri dari Bapak Mochamad Ridwan almarhum dan Ibu Titin Kartini.” Panggil pembawa acara, tumpah sudah air mata ini melihat Kakak Tiara.

Ia tersenyum. Namun sebagai ibu, aku bisa merasakan senyuman itu ada kesedihan.

Selama libur di rumah, kami gunakan untuk selalu berkumpul, berdiskusi, bercanda bersama adik-adiknya, bahkan perselisihan kecil di antara mereka bertiga.

Tiba masuk kembali ke pondok, aku mengantar Tiara ditemani adik-adikku. Tidak bisa menyembunyikan kesedihan tiga tahun lalu mengantar Kakak Tiara bersama suami ke tempat ini. Sekarang ditemani adik-adikku untuk mengantarkan kembali ke pondok, menempuh pendidikan sekolah menengah atas.

“Ibu, kemarin kyai mencari Kakak, karena Kakak tidak ada di barisan para santri,” ceritanya lewat sambungan telepon.

“Lha, kok bisa begitu, kenapa Kakak tidak ada di barisan?” tanyaku.

“Kemarin itu, Ustaz Hendro cerita-cerita tentang peran ayah, aku tidak sanggup, Bu, mendengarnya. Aku ingat, Ayah, aku lari ke belakang, terus menangis ingat ayah,” lanjut Tiara.

Ya Allah, banyak sekali ia bercerita tentang kerinduannya pada sang ayah dan kenangan-kenangan kebersamaan mereka berdua.

“Perjuangan ya, Kak. Tidak mudah, tetapi ibu yakin, kakak bisa melewati semua ini,” ucapku

Semua berjalan dengan baik, sampai datang kabar dari pondok, Kakak Tiara sakit.

(*Naskah ini tidak disunting oleh editor CemerlangMedia) [CM/Na]

Views: 36

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *