Jerit di Balik Pajak

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

Oleh: Ummu Iffah

CemerlangMedia.Com — PUISI

Di jalan yang dipenuhi keringat
Rakyat menukar waktu dengan sesuap harapan
Namun, tangan penguasa datang menagih
Mengambil bagian dari jerih payah

Pajak demi pajak dipungut tinggi,
Sementara meja-meja mereka tetap penuh terisi
Rumah rakyat menahan sunyi,
Perut lapar belajar menelan perih

Katanya demi negeri,
Katanya demi masa depan kami
Tetapi apabila beban hanya dipikul rakyat
Di mana keadilan itu berdiri?

Wahai penguasa, ingatlah!
Kekuasaan bukan mahkota tanpa batas
Pajak bukan cambuk untuk menundukkan
Rakyat bukan pula ladang untuk diperas

Di hadapan Allah, jabatan hanyalah amanah
Harta dan kuasa kelak dimintai pertanggungjawaban
Jangan mengambil hak rakyat dengan sewenang-wenang
Sebab kezaliman tak akan luput dari perhitungan-Nya

Rasul mengajarkan pemimpin untuk berlaku adil
Menyayangi rakyat, juga menjaga setiap haknya
Pajak bukan jalan menindas yang lemah
Sebab keadilan adalah jalan menuju rida-Nya

Sejarah selalu mencatat
Siapa yang berdiri bersama rakyat

Dan siapa yang memilih menindasnya

Tapal Batas, 12 Agustus 2026

Views: 4

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *