Menjadi Istri Salihah

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

#30HMBCM

Oleh: Linda Ariyanti

CemerlangMedia.Com — “Jika seorang wanita menunaikan salat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadan, menjaga kemaluannya dan menaati suaminya; niscaya akan dikatakan padanya, ‘Masuklah ke dalam surga dari pintu mana pun yang kau mau.’” (HR Ahmad).
***

Jodoh, rezeki, dan ajal adalah takdir yang sudah Allah Swt. tetapkan. Manusia diperintahkan untuk ikhtiar mejemput rezeki dan jodoh serta mempersiapkan diri menjemput ajal agar bisa menutup usia dengan kebaikan (husnul khatimah).

Berbicara tentang jodoh, Allah Swt. telah menurunkan syariat pernikahan agar manusia bisa merasakan manisnya hidup bersama pasangan. Namun, Allah Swt. tidak pernah memaksa seseorang untuk hidup bersama selamanya jika memang ada kesengsaraan di dalamnya. Allah Swt. juga menurunkan syariat perceraian sebagai sebuah solusi agar tidak ada kesengsaraan yang berlarut.

Tidak Pernah Melawan

Setelah lulus kuliah, kuputuskan untuk tinggal bersama kakak perempuanku karena suaminya sering ke luar kota. Saat itu, dia sudah dianugerahi satu orang putri. Aku hadir meramaikan suasana rumah mereka saat keponakanku berusia satu tahun.

Kebersamaan kami berlangsung selama enam tahun. Selama itu pula aku menyaksikan bahwa dia tidak pernah melawan ucapan suaminya. Meski ada kekesalan, tetapi dia hanya diam. Justru aku yang sering membelanya, kuberikan perlawanan di hadapan suaminya. Jangan bayangkan ini perang yang besar. Ini hanya hal sepele, tetapi aku tetap tidak bisa diam.

Aku mengakui, dia adalah sosok istri yang salihah. Jika suaminya memerintahkan apa pun, dia pasti mengerjakannya. Meski kadang sedang lelah atau bahkan sedang tidak enak badan. Dia hanya berani mengeluh kepadaku. Dan aku pasti selalu memberinya semangat dan motivasi. Padahal belum tentu aku bisa melakukannya jika sudah di posisinya.

Apa yang dia lakukan bukan hal baru bagiku, sebab ibu juga demikian. Begitu khidmatnya terhadap bapak, sampai jika bapak mandi saja semua perlengkapan mandi dan ganti, beliau siapkan. Semua ini telah berlangsung puluhan tahun, sejak awal pernikahan sampai bapak kembali ke haribaan Ilahi.

Balasan Surga

Dalam hadis riwayat Imam Ahmad, seorang wanita akan masuk surga karena empat hal, yakni menunaikan salat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadan, menjaga kemaluan, dan taat kepada suaminya. Siapa yang tidak ingin masuk surga? Apalagi Allah Swt. berjanji akan membuka pintu mana pun. Sungguh, kita tentu sangat mendambakannya.

Salat lima waktu, berpuasa, dan menjaga kemaluan adalah ibadah yang dilaksanakan karena Allah Swt. langsung yang kita tuju. Oleh karena itu, tiga hal ini disebutkan lebih awal karena dinilai lebih mudah untuk dilaksanakan karena dorongan iman.

Sedangkan taat kepada suami adalah perkara yang sangat berat. Sebab, seorang istri harus berkhidmat kepada seorang manusia yang mungkin baru saja hadir dalam hidupnya. Seorang lelaki yang mungkin tumbuh dengan pola asuh dan adat yang berbeda. Akan tetapi, demikianlah keharusan bagi seorang istri karena surga istri terletak pada rida suami. Rasulullah saw. bersabda,
“Wanita mana saja yang meninggal dunia lantas suaminya rida padanya, maka dia akan masuk surga.” (HR Tirmizi).

Khatimah

Sahabat muslimah, menjadi istri salihah merupakan prestasi terbaik seorang muslimah. Namun, harus diingat bahwa ketaatan kepada makhluk tidaklah mutlak. Kita menaati suami selama suami menaati Allah dan Rasul-Nya. Semoga Allah Swt. menjadikan kita, wanita setenang malam agar kita bisa menjadi rumah bagi suami dan anak-anak kita.

Sudah saatnya kita mengupgrade pemahaman kita tentang bagaimana peran seorang istri dalam Islam agar predikat sebagai istri salihah tersemat pada diri kita. Tetap semangat belajar dan terus belajar!

(*Naskah ini tidak disunting oleh editor CemerlangMedia) [CM/Na]

Views: 17

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *