Kala Makkah Memanggil

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

Karya: Fawatifu Syu’ara

CemerlangMedia.Com — PUISI

Rinai turun lirih, menyentuh pelupuk yang letih
Menyembunyikan jejak air mata
Luruh tanpa izin, tanpa jeda

Aku tak sedang bermimpi
Namun, dunia terasa bagai hamparan khayal
Saat kakiku menjejak kota mulia, Ummul Qura

Di dada, berbaris ragam rasa
Mengantre pengakuan pada langit
Tak ada luka yang tersisa

Semua luluh dalam pelukan cahaya
Seakan taman-taman surga
Membentangkan rindu yang membuncah, meluap, tak terbendung

Panggil aku, wahai Mekah
Saat tiba waktu merekah
Akan kuserahkan seluruh getar dan gemetar

Puja yang lirih, puji yang khusyuk
Dan manja seorang hamba
Hanya kepada-Mu, Pemilik jiwa

Syahdu meresap perlahan di sela rambut
Doa-doa yang terurai
Kala Makkah memanggil

Datanglah kemudahan memeluk raga
Menggugurkan beban yang kupeluk terlalu erat
Segala yang kumiliki, mendadak tak lagi berarti

Sucimu dambaan setiap nyawa
Tempat berlindung dari derasnya dosa
Waktu dan ruang menjadi berkah

Udara pun bertasbih tanpa suara
Bahkan, kepakan sayap yang tak terlihat menjelma cahaya
Menuntun hati pulang pada-Mu semata

Kota Walet, 27 Februari 2026 [CM/Na]

Views: 13

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *