Solusi tuntas atas permasalahan bvnvh diri yang melanda generasi adalah dengan mencampakkan sistem buatan manusia yang rusak dan merusak. Kemudian kembali kepada sistem yang sahih buatan Sang Pencipta. Aturan-Nya akan menjadi solusi tuntas bagi umat manusia karena diterapkan secara keseluruhan di bawah naungan Khil4f4h.
CemerlangMedia.Com — Mengejar cita-cita sejak dini adalah sesuatu yang mesti ditanamkan di dalam diri generasi. Mereka harus mewujudkan mimpinya dan meraih prestasi setinggi langit. Namun sayangnya, pada saat ini, banyak ditemui generasi yang depresi dan rela menghilangkan nyawanya sendiri.
Dilansir dari portal daring, seorang pelajar tingkat sekolah dasar (SD) berusia 12 tahun, dari Kabupaten Demak, Jawa Tengah ditemukan tewas di rumahnya. Pada saat penyelidikan dilakukan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga kuat mengakhiri hidupnya sendiri (13-2-2026).
Fenomena ini menunjukkan bahwa mental generasi saat ini begitu rapuh. Mereka tidak kuat menanggung beban psikologis. Hal ini merupakan peringatan keras bagi keluarga, lingkungan, dan negara akan keselamatan generasi. Anak-anak seharusnya menikmati masa kecilnya dengan bahagia, mendapatkan pendidikan terbaik, bukan berada dalam tekanan hebat.
Selain itu, kurangnya pemahaman agama, membuat mental generasi lemah sehingga nekat bvnvh diri. Mereka tidak yakin akan keberadaan Sang Pencipta yang menciptakan, mengatur, dan mengurus kehidupan, termasuk ajalnya.
Ditambah lagi kurikulum pendidikan yang memisahkan agama dari kehidupan, menjadi pemicu depresi di kalangan generasi. Berbagai ilmu pengetahuan yang dipelajari hanya sebatas mengejar nilai dan prestasi tanpa membentuk kepribadian seorang siswa. Keadaan seperti ini sudah tentu menjauhkan generasi dari aturan Sang Pencipta.
Tentunya, gangguan mental yang dialami generasi harus segera dicarikan solusinya karena akan membawa kesengsaraan dunia dan akhirat. Persoalan ini harus segera diselesaikan hingga ke akarnya dengan cara yang tepat. Jika perilaku ini tidak segera diatasi, tentu akan menjadi contoh bagi generasi berikutnya.
Kasus bunuh diri yang melanda generasi merupakan akibat diterapkan sistem sekularisme di negeri ini. Sistem sekularisme yang asasnya memisahkan agama dengan kehidupan, membuat generasi berani melakukan perbuatan yang diharamkan oleh agama.
Selain itu, pendidikan sekularisme yang diterapkan, mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara, menjauhkan ilmu pengetahuan dari agama serta mengabaikan adab dan kepribadian generasi. Alhasil, mereka berperilaku bebas serta tidak memikirkan halal dan haram sesuai aturan Sang Pencipta.
Negara sebagai pengurus rakyat seharusnya memberikan perlindungan dan keamanan bagi generasi dari perilaku yang diharamkan, yaitu dengan membentuk kepribadian yang beriman dan bertakwa. Sayangnya, semua itu tidak mampu terwujud. Sebaliknya, generasi saat ini makin hari, makin jauh dari Tuhannya dan rapuh jiwanya.
Islam adalah agama sempurna yang mampu memecahkan berbagai problematika kehidupan. Sebab, Islam bukan hanya mengatur urusan ibadah, tetapi sebagai mabda yang mampu menyelesaikan persoalan seluruh umat manusia, termasuk kasus bvnvh diri pada generasi.
Islam memandang bahwa generasi merupakan aset peradaban gemilang. Mereka memiliki potensi sangat besar untuk kemajuan umat sehingga penjagaan terhadap mereka haruslah diutamakan. Salah satu penjagaan tersebut adalah memberikan pembinaan yang menyeluruh, mulai dari akidah, ibadah, akhlak, dan juga jiwanya.
Selain itu, Islam mengatur perlindungan dan keamanan anak di dalam lingkungan keluarga, masyarakat, dan negara. Islam memandang bahwa anak adalah amanah yang wajib dijaga di manapun ia berada sehingga tidak akan ada ceritanya generasi yang mudah putus asa hingga nekat mengakhiri hidupnya.
Sikap saling menjaga lingkungan senantiasa hadir di tengah masyarakat. Kebiasaan amar makruf nahi mungkar, mampu mengawasi anak serta saling mengingatkan ketika berbuat salah.
Oleh karenanya, perlu disadari bersama bahwa solusi tuntas atas permasalahan bvnvh diri yang melanda generasi adalah dengan mencampakkan sistem buatan manusia yang rusak dan merusak. Kemudian segera kembali kepada sistem yang sahih buatan Sang Pencipta, menjadi solusi tuntas bagi umat manusia karena diterapkan secara keseluruhan di bawah naungan Khil4f4h.
Zakiah Ummu Faaza
Bogor, Jawa Barat [CM/Na]
Views: 19






















