Perempuan Mulia dengan Islam

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

CemerlangMedia.Com — Hari Anti-Kekerasan terhadap Perempuan (HAKtP) 2023 adalah sebuah kampanye yang diselenggarakan selama 16 hari. Gerakan HAKtP mempunyai tujuan untuk mencegah dan menghilangkan kekerasan terhadap anak-anak perempuan maupun perempuan dewasa. Peringatan 16 Hari Anti-Kekerasan terhadap Perempuan 2023 diperingati secara global termasuk di Indonesia dan akan berlangsung mulai 25 November sampai 10 Desember 2023 (23-11-2023).

Kekerasan terhadap perempuan memang harus diselesaikan, hanya saja, fakta kekerasan terhadap perempuan terus terjadi bahkan meningkat. Solusi kekerasan terhadap perempuan tidak akan pernah selesai hanya dengan kampanye dan peringatan seremonial belaka, apalagi menggaungkan kesetaraan gender karena tidak menyasar kepada akar permasalahan.

Padahal akar masalah pada perempuan saat ini adalah sistem kapitalisme yang memandang perempuan sebagai komoditas karena perempuan dianggap sebagai barang. Selain itu, perempuan dianggap berdaya dan dihargai ketika bisa menghasilkan materi untuk menopang ekonomi keluarga bahkan negara.

Negara dengan sistem kapitalisme juga mendukung pemberdayaan perempuan, tetapi tidak menjamin hak-hak mereka. Negara seolah lepas tanggung jawab dari urusan rakyat. Alhasil, berbagai kekerasan terhadap perempuan terjadi, baik di ranah domestik ataupun di ruang publik.

Sementara Islam memandang bahwa perempuan adalah kehormatan yang harus dijaga dan kaum yang dimuliakan. Rasulullah Sallahu’alaihi wassalam bersabda,
“Aku wasiatkan kepada kalian untuk berbuat baik kepada perempuan.” (HR Muslim: 3279).

Dari dalil tersebut terlihat jelas bahwa Islam memperlakukan perempuan dengan benar sesuai fitrahnya. Menyayangi mereka, menjaga mereka, dan berbuat baik kepada perempuan. Tidak ada diskriminasi yang mengharuskan kaum perempuan memperjuangkan hak-haknya.

Dalam Islam, tolok ukur kemuliaan bukan pada gender, kekayaan, paras, derajat sosial, dan sejenisnya, melainkan pada ketakwaan. Hal ini berlaku pada laki-laki maupun perempuan.

Bukan hanya itu, fitrah seorang perempuan adalah menjadi ibu dan pengatur rumah tangga. Perempuan dikatakan mulia ketika mereka mampu menjalankan tugas tersebut dengan seoptimal mungkin. Oleh karena itu, hanya dengan Islam, perempuan akan terhormat, dilindungi, dan mulia. Wallahu a’lam bisshawwab.

Yayan Ummu Nizam
Bandung, Jawa Barat [CM/NA]

Views: 35

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *