Oleh: Zakiah Ummu Faaza
CemerlangMedia.Com — PUISI
Kehadiranmu tak pernah dinanti
Bagi insan pecinta ramai pembenci sunyi
Namun, kau hadir sebagai pelita penuh warna
Yang melintas di antara celah jendela dunia
Di sudut ruang kosong nan sunyi
Sang gadis duduk, wajah seribu seri
Ditemani ribuan buku milyaran kata
Penjaga aksara di pelosok desa
Jendela dunia adalah lembaran hatinya
Tak pernah jauh dari dekapannya
Bukan hanya sekadar menatap kata tanpa makna,
Tapi merajut asa hingga memeluk cita-cita
Semangatmu merawat kata tak pernah sirna,
Membakar hingga alam semesta
Tak peduli cacian mengalir di mana-mana,
Asalkan jendela dunia tetap terjaga
Gadis pustakawan desa, namamu tak pernah ada
Pahlawan senyap penjaga literasi anak bangsa,
Abadi dalam tumpukan aksara
Jasamu ‘kan abadi dalam tiap lembaran kata yang pernah kau tata. [CM/Na]
Views: 33






















