Oleh: Dee’Elrin
CemerlangMedia.Com — PUISI
Dalam lembayung malam yang sunyi
Richyanti bersujud, hatinya berseri
Anak pertama, pelita dalam gelap
Berdoa dan bertawakal, tak pernah lelap
Seperti batu karang di tengah ombak
Imannya kokoh, meski badai menerjang
Gelap mungkin menyelimuti jalan
Namun, sinar doa menembus kegelapan
Di hadapan adik-adiknya, ia bersinar
Menjadi panutan yang tak pernah pudar
Menuntun langkah mereka di jalan Islam
Dengan kasih sayang dan cinta yang dalam
Cobaan datang silih berganti
Namun, hatinya kuat, bersandar pada Ilahi
Setiap ujian menjadi pelajaran
Untuk terus maju dengan penuh keyakinan
Richyanti, sang pelita dalam gulita
Menginspirasi banyak jiwa
Bahwa iman dan keteguhan hati
Akan membawa kita pada rida Ilahi
Auroraville, Februari 2026 [CM/Na]
Views: 14






















