Sasaran Fitnah

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

#30HMBCM

Oleh: Shunink

CemerlangMedia.Com — “Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.” (TQS Al-Isra’: 32).

“Cie… cie… ada pacarnya Pratama, nih.” Olok Chelsea pada She yang sedang membeli cilok di dekat pos RT.

“Ceweknya Pratama, nih, Bos,” teriak Chelsea sambil tertawa mengejek.

“Serius? Si She? Ceweknya Pratama? Anak cowok yang item manis itu? Teman sekelasmu, kan?” tanya Erlyta tanpa jedah.

“Yoi…. Siapa lagi, coba? Bukan Pratama aja, si Rizky juga. Ngomongnya sih, temen waktu Paud. Padahal, ya… emang udah suka Rizky sejak dini. Hahahahaha,” kata Chelsea.

“What? Beneran, nih? She-bal…,” sela Nabila sambil memplesetkan nama She dengan ungkapan kasar.

Mendengar semua itu, She mulai terganggu. Dia yang awalnya ingin abai, tetapi amarahnya tak mampu ditahan lagi.

“Kamu jangan fitnah! Aku enggak pacaran sama siapa pun!” teriak She.

“Ih, biasa aja kali. Meski pacaran beneran, enggak ada yang ngelarang,” sahut Chelsea.

“Eh iya, lupa. Kemarin udah aku sampaikan salamnya ke Yoga. Aku bilang dapat salam dari She, penggemar beratmu dari sejak lahir, hahahahaha… romance banget…,” imbuh Chelsea.

“Astaghfirullahal’adziim, kamu fitnah terus, ya. Heran! Kenapa harus aku? Kan, kamu sendiri yang suka mereka. Lagian, kami enggak satu sekolah, aku enggak ada sangkut pautnya dengan kamu dan teman-temanmu yang lain, termasuk Pratama dan Rizky!” sahut She dengan lantang.

“Marah, nih, ye…. Makin marah, makin ketahuan kalau kamu tuh, kecintaan banget sama Pratama dan Rizky. Waduuh… parah… parah…,” ejek Chelsea.

“Udah, enggak usah digubris, tinggalin aja,” bisik Alvi pada She.

She pun meninggalkan Chelsea, Erlyta, dan Nabila. Tiga gadis tersebut terus menyoraki She sambil tertawa terbahak-bahak dan meneriaki She dengan sebutan “Sasimo” (Sana Sini Mau).

Mendengar hal itu, She hanya berusaha diam dan berusaha mengontrol amarah dalam hatinya.

“Sebenarnya, awalnya gimana, sih? Kok, Chelsea gereget banget masangin kamu sama Pratama dan Rizky? Kalian kan, beda sekolah?” tanya Alvi penasaran.

“Entahlah… aku enggak habis pikir sama lisan si Chelsea, dasar cewek tomboy! Enggak tahu adab! Otak dangkal!” gerutu She dengan kesal.

“Hust, enggak boleh ngatain gitu, dosa!” tegur Alvi.

“Kesal aku sama dia! Yang lain juga, mereka enggak tahu awalnya, malah ikut-ikutan!” sahut She.

“Emang, awalnya gimana?” tanya Alvi lagi.

“Dulu tu, Chelsea tanya ke aku, saat dia tahu aku pulang dari sekolah diantar sama Om Hanafi, ayahnya Pratama. Sedangkan, Om Hanafi itu teman dekat ayahku. Saat itu, ayahku enggak bisa jemput. Makanya, aku dijemput sama Om Hanafi. Toh, Om Hanafi-kan gojek online juga. Jadi ayahku menghubungi beliau, agar aku aman aja. Karena ayah kenal dengan Om Hanafi,” jelas She sambil menikmati cilok di tangannya.

“Nah, dari cerita itu, tiba-tiba aja dia bilang aku ini pacarnya Pratama,” imbuhnya.

“Wealah…. Kalau Rizky? Gimana tuh, awalnya?” tanya Alvi lagi.

“Dia kan bilang, kalau Wanda itu suka sama Rizky. Awalnya, aku enggak tahu mana yang namanya Rizky. Nah, saat hari minggu, ada sepak bola di lapangan futsal, tuh. Chelsea beritahu ke aku tentang wajahnya si Rizky. Nah, saat aku lihat, aku bilang, ternyata si Rizky itu teman Paud dan TK-ku dulu. Mamanya Rizky teman dekat Bundaku. Habis tu, tiba-tiba aja dia pasangin aku sama Rizky. Sebel, dah,” ucap She.

“Hemm…. Tapi kok, sampai segitunya, ya… Chelsea ngolok kamu? Full effort, gitu,” kata Alvi heran.

“Kalau kata Rina, si Chelsea itu suka sama Pratama dan dulu pernah ada rasa sama Rizky, tapi… ya, enggak tahu, deh,” ungkap She.

“Lha, makin lucu. Dia yang suka, kenapa malah kamu yang jadi bual-bualannya?” celetuk Alvi sambil tertawa.

“Enggak tahu lah. Lagian, dia mana paham kalau Allah Swt. tuh, enggak suka sama hamba-Nya yang pacar-pacaran. Kata Bundaku, pacaran itu mendekati zina dan itu dosa!” pungkas She dengan yakinnya.

*Naskah ini tidak disunting oleh editor CemerlangMedia. [CM/Na]

Views: 1

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *