Serakah Jua Akhirnya

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

Oleh: Irna Sari Dewi, S.Pd.
Creative Design CemerlangMedia

CemerlangMedia.Com — PUISI

Pantai, gunung, dan lautan
Deru ombak menyisir pantai
Hamparan pasir putih bertabur kerang-kerangan
Gunung nan hijau permai

Oh… sejuk mata memandang
Kini, hamparan yang dahulu indah,
Gunung yang dahulu menjulang,
Lautan yang dahulu menyisipkan rindu pun punah

Menyisakan luapan air laut merah
Seakan menjadi tanda marah
Serakah manusia
Demi tuan dan cuan

Bludozer serakah menjadi landasan
Cuan menutup mata dan asa
Yang tinggal hanyalah kenangan
Asa pun pergi bersama gerbong tuan nan asing

Mimika, 5 Mei 2026
(Inspirasi Puisi: Pantai Desa Sangi-Sangi) [CM/Na]

Views: 1

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *