Oleh: Najla Aprilliani
CemerlangMedia.Com — PUISI
Wahai pagi berbalut embun
Kala sang burung kecil bermain gembira
Bersama kawan di ujung desa
Aku tertawa bersuka ria
Air bening mengalir jernih di belahan tanah
Burung berkicau lembut
Di dahan tua tempatku berayun
Mengikat mimpi di ayun gering
Terik mentari mulai menyelimuti diri
Kaki kecil berlari-lari
Tawa riang kami bergema di tanah lapang
Tertawa tanpa kupahami dunia gemetar
Waktu berlalu bagai angin kencang
Saat dewasa datang membawa sadar
Melihat hari-hari besar
Yang tak seindah masa lalu
Cermin menatap wajah asing
Tak lagi kudengar suara bermain
Kulit yang tak lagi merasa angin dingin
Kurasa resah ke arah nan tak pasti
Namun kutahu, tiada hal nan amerta
Kelak luka ‘kan terobati
Masa kecil memang telah pergi
Namun, tetap hidup di dalam hati [CM/Na]
Views: 29






















