Karya: Olivia Rifkina
Siswi SMAN 1 Mentaya hilir Selatan
CemerlangMedia.Com — PUISI
Di lembah sunyi tak tersentuh peta
Hutan menggenggam langit yang terlupa
Daun-daunnya menyerap cahaya senja
Menyulamnya jadi bisikan cahaya
Tak tampak mata, tetapi terasa nyata
Akar-akar tumbuh seperti guratan rahasia
Menggali kisah bumi yang nyaris punah
Angin bertutur dalam bahasa semesta
Mengetuk dedaunan dengan lembut dan pasrah
Seolah semilirnya membawa berita purba
Burung hantu bicara saat bintang padam
Ia hafal nama pepohonan dan kabut
Setiap bayang di balik rimbun malam
Adalah pelindung bagi cahaya yang redup
Bukan gelap, tetapi pelukan yang diam
Sungai berkelok seperti ingatan yang tua
Mengalirkan nyanyian dari jantung hutan
Katak bernyanyi bersama hujan pertama
Menari di atas batu yang tak pernah berjalan
Menjadi ritme alam tanpa irama buatan
Jika kau masuk ke hutan yang menyimpan langit
Lepaskan jam, lepaskan nama, dan peta
Alam tak butuh disapa dengan logika
Ia cukup dikenang dalam dada yang hening
Karena hutan tahu, diam adalah bahasa [CM/Na]
Views: 15






















