Perjuangan Hakiki Bukan Sekadar Simbolik

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

Islam bukan sebatas ritual saja, tetapi sebagai sistem hidup yang menjadikan umat Islam sebagai umat terbaik yang menegakkan keadilan dan menolak segala bentuk ketidakadilan. Tatkala kezaliman dirasakan, umat akan memberikan aksi dan reaksi secara benar sesuai tuntunan syariat.

CemerlangMedia.Com — Menjelang perayaan kemerdekaan RI pada 17 Agustus, sejatinya disambut dengan sukacita sebagai bukti napak tilas para pejuang dan pahlawan bangsa Indonesia. Namun, sungguh ironis, ramai di media sosial pemberitaan mengenai pemasangan bendera anime One Piece di berbagai tempat. Walaupun sebagian orang menilai pemasangan bendera One Piece hanya bentuk ekspresi kreatif generasi muda, tetapi hal ini memicu kekhawatiran akan potensi gerakan yang bersifat kontrapemerintah (1-8-2025).

Seruan mengibarkan bendera bajak laut pada hari kemerdekaan adalah bukti rasa kekecewaan rakyat terhadap negara karena merasakan ketidakadilan. Reaksi ini bukanlah bentuk perlawanan, melainkan lambang bahwa rakyat menyayangi negeri ini dan tidak rela negerinya terus sengsara akibat ulah oligarki. Cerita One Piece menggambarkan kondisi di Indonesia, yakni segelintir orang dan penguasa menikmati kekuasaan, sedangkan rakyat tertindas. Meski kemerdekaan sudah diakui, tetapi rakyat tidak dapat menikmatinya.

Kemerdekaan hakiki yang diimpikan rakyat sejatinya belum bisa dirasakan, sebab masih dalam aturan sistem hidup kapitalisme. Penerapan sistem kapitalisme telah melahirkan kesenjangan sosial yang kontras. Kebijakan dibuat demi kepentingan segelintir orang sehingga rakyat terus tertindas oleh kezaliman struktural. Kondisi ini mirip dengan sistem dunia dalam cerita anime One Piece yang penuh kezaliman, korupsi, dan penindasan.

Fenomena ini membuktikan bahwa rakyat mulai sadar atas kondisi negaranya yang tidak baik-baik saja. Rakyat sangat terbebani dengan harga barang yang makin melambung, biaya sekolah yang makin mahal, kesehatan yang terbatas, lapangan pekerjaan yang susah dan masih banyak lagi permasalahan lainnya. Di sisi lain, rakyat menyaksikan korupsi tanpa henti yang dilakukan para pejabat serta penguasaan sumber daya alam oleh segelintir orang. Artinya, keadaan seperti ini adalah kondisi yang tidak adil dan harus segera diubah.

Perubahan ke arah yang lebih baik yang diinginkan rakyat haruslah diperjuangkan, bukan hanya sekadar simbolik. Perubahan yang bersifat mendasar, bukan semu. Umat harus disadarkan bahwa problem mendasar yang dihadapi adalah penerapan sistem buatan manusia yang berasal dari akal manusia yang sifatnya terbatas. Oleh karena itu, wajar timbul kerusakan dan kezaliman akibat penerapannya.

Berbeda dengan Islam. Islam mampu mengatasi berbagai persoalan, termasuk rasa ketidakadilan dan kezaliman penguasa. Islam bukan sebatas ritual saja, tetapi sebagai sistem hidup yang menjadikan umat Islam sebagai umat terbaik yang menegakkan keadilan dan menolak segala bentuk ketidakadilan. Tatkala kezaliman dirasakan, umat akan memberikan aksi dan reaksi secara benar sesuai tuntunan syariat.

Oleh karena itu, kesadaran rakyat yang mulai muncul harus diarahkan kepada perjuangan hakiki, yaitu perjuangan yang mampu mengubah sistem kapitalisme yang rusak dan merusak, lalu segera kembali menuju penerapan sistem Islam di bawah naungan negara. Perjuangan dan perubahan ini bukan simbol belaka, tetapi perjuangan yang terarah dan terukur melalui dakwah dan perubahan sistem.

Zakiah Ummu Faaza
Bogor, Jawa Barat [CM/Na]

Views: 45

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *