#30HMBCM
Oleh: Putri Halimah, M. Si.
CemerlangMedia.Com — PUISI
Tidaklah merdeka barang siapa yang menjadi hamba sebuah hasrat
Ia tunduk dan menjadi budak akan perasaan
Terbelenggu dengan kata hati yang penuh tipu daya
Sesungguhnya, ia termasuk orang-orang yang berlaku aniaya
Kepada mereka yang seharusnya menjadi kawan
Ia lawan selayaknya tawanan
Lisannya bak peluru yang mematikan
Wajahnya garang seolah siap menerkam
Kepada mereka yang musuh nyata
Ia malah sibuk bermesra
Memoles gincu merah yang menawarkan cinta
Memakai wewangian membius indera
Arogansinya mengoyak batas kehormatan
Baginya, semua yang tak mengaminkan patut dibungkam
Bersama tragedi kebakaran yang menghanguskan jejak lawan
Juga tangan besi yang menghantam wajah malam kelam
Ia telan pil kemunafikan bersama air kelabu
Demi harta, tahta, dan masa depan anak cucu
Ia mati perlahan bersama pisau yang diberikan lawan
Merah darah persis warna gincu sang perawan [CM/Na]
Views: 30






















