Mejikuhibiniu: Menggenggam Pelangi Bersamamu

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

#30HMBCM

Penulis: Diana Rahayu
Bab 4 Positif Delta

CemerlangMedia.Com — Pagi itu tak seperti biasanya. Puskemas tampak makin sesak dari hari-hari sebelumnya. Aku duduk sambil sesekali berdiri untuk menghilangkan kebosanan, di ujung koridor di depan ruangan bertulis laboratorium. Di sampingku, abi juga mengikuti tingkahku.

“Ny. Alya… Tn. Nabil…” terdengar petugas medis memanggil nama kami.

Kami pun bergegas masuk ruangan laboratorium. Cemas dan tegang beradu saat dua amplop diberikan pada kami. Tak sabar kami membuka masing-masing amplop di tangan kami. Detak jantungku seketika terasa berhenti, saat kata yang menjadi momok banyak orang terbaca di lembar yang kupegang “positif”.

Kutangkap sosok lelaki di sampingku yang nampak khawatir melihat kertas yang kupegang. Hingga dia sendiri lupa akan kertas yang harus dia buka juga. Aku pun merebut kertas yang dipegang suamiku, kubuka dengan hati yang masih diselimuti mendung, berharap dia baik-baik saja. “Negatif” satu kata yang membuatku bersyukur dalam puncak kesadaran bahwa semua atas kehendak-Nya. Alhamdulillah wa laa haula wa laa quwwata illa billah, desisku lirih memuji Sang Pemilik hidup.

Hari-hari selanjutnya, kuhabiskan seluruh aktivitasku di dalam kamar. Aku menjalani isolasi atau karantina mandiri di rumah. Semua kulalui dengan penuh syukur karena tak harus dirawat di rumah sakit, dengan berbagai kisah pilu. Meski bungsuku tak lagi bisa kupeluk dan kutemani saat hendak tidur, namun itu jauh lebih baik sebab ia masih berada di dekatku, di dalam rumah yang sama. Kewajibanku pun berpindah pada suamiku, mulai belanja, memasak, membersihkan rumah, hingga mencuci dan melipat baju. Sungguh di titik ini aku merasakan kasih sayang Allah Swt. sangat besar untukku, diberikan sahabat hidup yang begitu peduli dan menguatkanku sepanjang waktu.

Kala itu, Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) telah mengguncang dunia sejak 2019 hingga 2023. Alfa, Beta, Gamma, Delta, Omicron, Nimbus, Zeta, merupakan makhluk Allah Swt. yang sangat kecil dan tak kasat mata yang telah menumbangkan kehidupan manusia selama beberapa tahun. Di Indonesia, puncak kasus kematian tertinggi mencapai lebih dari 56.000 jiwa terjadi pada kasus Delta di bulan Juli tahun 2021. Hari-hari di bulan Juli merupakan hari-hari horor yang penuh ketegangan. Lengkingan sirine ambulan dan berita kematian yang disiarkan di toa masjid maupun musholla, terdengar tak berjeda setiap harinya. Sungguh semua sedang menunggu nasib keberuntungan, apakah akan Allah Swt. selamatkan atau dipanggil menghadap-Nya, termasuk diriku.

Bagi muslim, sakit sehat adalah ketetapan yang berada pada kuasa Allah Swt. tanpa ada kuasa manusia sedikitpun untuk menghindari. Di lingkaran kehidupan yang kuasa Allah Swt. mutlak menggenggam semua kejadian, yang dituntut pada seorang hamba hanyalah iman dan ridho. Dia memahami bahwa semua yang terjadi adalah yang terbaik bagi dirinya. Allah Swt. tidak akan menzalimi hamba karena sifat uluhiyah (ketuhanan) menghalangi-Nya dari yang demikian.

Lantas, apakah karena kewajiban iman dan ridho terhadap ketetapan Allah Swt. menjadikan manusia pasrah pada keadaan yang menimpanya? Tidak. Allah Swt. meminta hamba untuk melakukan ikhtiar di ruang kehidupan yang dia kuasai. Di sinilah konsekuensi dari amal kita akan diberikan reward atau kah punishment. Pahala akan diberikan pada siapa yang berusaha sesuai ketentuan yang Allah Swt. tetapkan. Sedang dosa bagi mereka yang mengambil jalan ikhtiar di luar aturan-Nya.

Begitu pun dalam keadaan wabah penyakit melanda, maka Allah Swt. telah memberikan tuntunan yang sempurna bagi manusia. Karantina dan pengobatan dengan pelayanan penuh dari negara adalah jalan yang Islam tetapkan. Memisahkan mereka yang sehat dari yang sakit, mengobati yang sakit dengan berbagai teknologi pengobatan untuk menyelamatkan nyawanya, merupakan tugas negara sebagai pelindung rakyatnya. Hingga masyarakat seluruhnya hidup dalam kebaikan dan keselamatan.

وَنُنَزِّلُ مِنَ الۡـقُرۡاٰنِ مَا هُوَ شِفَآءٌ وَّرَحۡمَةٌ لِّـلۡمُؤۡمِنِيۡنَ‌ۙ ‏

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman.” (QS Al Isra 82).

(*Naskah ini tidak disunting oleh editor CemerlangMedia) [CM/Na]

Views: 29

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *