Oleh: Zakiah Ummu Faaza
CemerlangMedia.Com — PUISI
Hijau seluas samudra tak terhingga
Terpampang manis di pelupuk mata
Ribuan tetesan air jernih melimpah ruah
Tak pernah sirna bermuara sepanjang masa
Kicauan merdu suara satwa
Saling bersahutan tertawa penuh canda
Cerminan hati yang riang gembira
Penanda keagungan Sang Pencipta
Kini, aku menangis, seribu luka
Karena keserakahan manusia
Yang tega membakar membabi buta
Yang tak memiliki rasa dan cinta
Kini aku bersedih, sendirian
Dilanda luka mendalam
Tak tahu harus berbuat apa
Tak ada tempat dan arah
Kini rumahku hancur tak tersisa
Tak ada ruang untuk sejuta satwa
Kini rupaku hitam pekat,
Seribu debu sejuta asap [CM/Na]
Views: 7






















