CemerlangMedia.Com — Covid -19 varian baru, Acturust tengah menjadi kekhawatiran Indonesia. Pasalnya Covid-19 varian baru tersebut sudah masuk di Indonesia, dengan tujuh kasus Covid -19 subvarian Omicron XBB 1.16 atau Acturust. Bahkan penyebaran kasus dikhawatirkan meningkat tajam setelah libur lebaran yakni 19 -25 April 2023. (23/04)
Jika melihat berita tentang penyebaran Covid-19 varian baru, kita patut bertanya, siapkah negara ini menghadapinya? Apalagi varian baru covid yaitu Acturust sudah masuk ke Indonesia, sedangkan penjagaan justru semakin longgar. Terlebih lagi masyarakat sudah menganggap Covid-19 sebagai hal yang sepele. Hal ini tampak dari semakin berkurangnya ketaatan masyarakat terkait protokol kesehatan dalam berinteraksi di saat arus mudik maupun arus balik lebaran Idulfitri.
Dengan adanya penyebaran Covid-19 varian baru ini, diharapkan negara memiliki kesiapan untuk menghadapinya. Bukan hanya kesiapan peringatan kewaspadaan, namun juga pada penanggulangan dan hal terkait lainnya, yang menjadikan masyarakat memiliki kesadaran secara individu.
Oleh sebab itu, sangat penting menjadikan Islam sebagai pedoman dan sumber aturan untuk memberikan solusi serta penanggulangan terhadap Covid-19, serta solusi untuk berbagai masalah lainnya. Islam dengan segala aturan yang bersumber dari Sang Pemilik kehidupan, memiliki mekanisme yang jelas dan ampuh dalam menanggani wabah. Baik itu penangganan dari sisi aturan karantina maupun jaminan pengobatan. Sehingga masyarakat memiliki kesadaran terhadap pentingnya menjaga diri, lingkungan masyarakat. Pun negara memiliki kesadaran akan tanggung jawabnya menjamin kesehatan dan keselamatan warganya.
Puji Yuli [CM/NA]
Views: 44






















