Hak Hidup Terkepung Kapitalisme

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

Seseorang yang meyakini adanya Sang Khalik dan juga Al Mudabbir, sepatutnya memilih pemimpin yang orientasinya adalah menjalankan tugas dan fungsinya sebagai amanah dari Sang Khalik, yaitu sebagai junnah. Pemimpin ini akan menjaga kehormatan dan nyawa manusia serta membebaskan Palestina.

CemerlangMedia.Com — Dalam QS Al-Mulk ayat 2 dijelaskan bahwa manusia dilahirkan di muka bumi untuk diketahui siapa gerangan yang memiliki amal saleh. Sayangnya, tidak semua manusia mampu melakukan dan juga mengontrol apa yang akan terjadi dalam hidupnya. Walaupun secara kodrati, manusia memang lemah.

Hak hidup ini tidak bisa dibiarkan dirusak oleh pihak manapun. Apatah lagi oleh manusia itu sendiri. Sebab, hak hidup ini hak mutlak yang diberikan oleh Sang Khalik kepada setiap hamba-Nya.

Namun, tidak dengan penduduk Gaza, Palestina. Anak-anak di Gaza dinyatakan oleh PBB —setiap harinya— kurang lebih 100 anak meninggal dunia (05-04-2025). Bukan karena wabah atau bencana alam, tetapi disebabkan oleh kebiadaban Zi*nis Isra3l laknatullah.

Tindakan yang dilakukan oleh Zi*nis Isra3l bukanlah hal yang baru terjadi. Sejak 1958 hingga saat ini, konflik dan pembantaian yang dilakukan Zi*nis terhadap warga Palestina tidak sampai pada ending yang membahagiakan. Malah sebaliknya, kejadian demi kejadian makin brutal, mereka menghabisi nyawa umat muslim di tanah penuh berkah tersebut.

Hal ini menjadi tanya tanya besar yang juga terselip dibenak kaum muslim dan seluruh umat di dunia terkait apa yang terjadi dan solusi yang tidak mampu mengubah wajah Palestina untuk merdeka. Kebiadaban Zi*nis Isra3l menjadi bukti bahwa saat ini hadis Rasulullah terkait jumlah kaum muslim ibarat buih di lautan. Hal ini berarti bahwa jumlah kaum muslim tidak memiliki makna untuk membebaskan saudaranya yang tertindas.

Hal yang demikian bukan terjadi begitu saja. Akan tetapi, merupakan buah dari penerapan sistem kufur yang mengotak-ngotakkan manusia berdasarkan batas wilayah, etnis, dan juga dukungan materi.

Kehadiran sistem sekuler kapitalisme mendorong manusia untuk berpikir individualis, materialis, dan juga bebas. Ketika ada saudaranya yang tertindas, mereka tidak mampu memberi pertolongan yang hakiki.

Jaminan untuk hidup aman dan tenteram tidak berlaku dalam sistem kufur hari ini. Hadirnya pemimpin, tidak membuatnya berperan sebagai junnah dan pelayan bagi rakyat. Kebanyakan dari pemimpin hari ini berpihak kepada sistem kufur dan juga kepemimpinan kafir. Oleh karenanya, tidak heran jika para pemimpin dunia dan juga negeri-negeri Islam yang lainnya bungkam melihat kondisi Palestina.

Hal ini tentu saja sangat jauh berbeda dengan sistem Islam. Islam hadir di tengah kehidupan manusia bukan untuk mengatur ibadah semata. Akan tetapi, menjadi petunjuk bagi seluruh aspek kehidupan manusia. Terlebih lagi, Islam hadir sebagai jaminan keselamatan bagi individu dan umat secara mutlak. Ketika sistem Islam dijalankan, manusia terjamin dalam mendapatkan hak hidup, hak pelayanan kesehatan, dan juga jaminan akidah.

Dikisahkan, pada masa penerapan sistem Islam, ada seorang wanita yang disingkap auratnya oleh kaum kafir. Khalifah pada masa itu dengan segera mengirimkan pasukan untuk membela kehormatan wanita tersebut. Bagaimana jika nyawanya melayang? Sungguh, tidak dapat dibayangkan bagaimana reaksi pemimpin muslim pada saat itu.

Oleh karena itu, kehadiran junnah, sang penjaga kehormatan dan nyawa manusia sangat dibutuhkan. Untuk itu, seseorang yang meyakini adanya Sang Khalik dan juga Al Mudabbir, sudah sepatutnya memilih pemimpin yang orientasinya adalah menjalankan tugas dan fungsinya sebagai amanah dari Sang Khalik.

Rasulullah saw. bersabda,

إِنَّمَا الْإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ

“Sesungguhnya al-imam (khalifah) itu perisai yang (orang-orang) akan berperang mendukungnya dan berlindung (dari musuh) dengan (kekuasaan)-nya.” (HR Muttafaqun ’Alaih dll.)

Irsad Syamsul Ainun
Papua Tengah [CM/NA]

Views: 20

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *