Oleh. Irsad Syamsul Ainun
(Tim Creative Design CemerlangMedia.Com)
CemerlangMedia.Com — PUISI
Kau yang dahulu hilir mudik
Selalu datang meski kumenjauh
Kupejamkan mata agar tak melihatmu
Kujauhkan langkah kakiku agar tak terdengar olehmu
Makin kujauh, makin dekat pula kau padaku
Kini posisi itu balik arah lagi padaku
Kau menjauh
Why?
Tak ada derita
Tak ada berita
Kau hilang
Kau tak lagi dapat kutemui
Rasa ini memang selalu tak adil padaku
Makin kumenjauh, rindu itu selalu saja menjelma
Apalah daya
Aku, kamu, bahkan siapa pun itu
Tak lagi mampu mengulang masa
Kau ajari aku tentang rindu
Kau ajari aku tentang dunia
Kini, aku dan kau pun terkoyak oleh rindu dalam bentang dunia
Masa
Ada apa denganmu?
Memang betullah, masa ibarat pedang
Jika tak mampu disobek olehku, maka ia akan menyobekku
Kini, masa itu tak lagi mampu digapai
Kucukupkan rasa ini
Kulayangkan rasa ini
Biarlah Dia yang menyatukan agar tak ada masa yang terlewat tanpa rindu
Agar tak ada masa yang terlewat dengan sia-sia
Mimika, 30 Agustus 2023 [CM/NA]
Views: 24






















