Karya: Yeli Amelia
Siswa SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan
CemerlangMedia.Com — PUISI
Di antara riuh kelas dan suara bel
Ada lima hati yang saling melekat tanpa jadwal
Bukan karena tugas, bukan karena soal
Tetapi karena tawa yang terasa paling kekal
Kita berlima, di sudut bangku paling ramai
Bercerita tentang cinta, cita-cita, dan mimpi yang tinggi
Terkadang tertawa sampai lupa waktu
Terkadang diam saat salah satu dari kita sedang hilang
Kita pernah hujan-hujanan sepulang sekolah
Pakai satu payung untuk berlima, tak masalah
Yang penting bersama, yang penting tawa
Meski pulang basah, hati tetap hangat
Tak selalu mulus, kadang bertengkar
Tetapi esoknya kita kembali satu dengar
Karena sahabat sejati bukan soal sempurna
Tetapi soal siapa yang tetap tinggal saat semua tak mudah
Kini waktu terus berjalan tanpa izin
Kita berlima tidak lagi duduk di bangku yang sama
Tetapi kenangan itu tidak pernah jadi asing
Karena di hati, kita tetap sahabat di waktu itu dan selamanya [CM/Na]
Views: 39






















