Oleh: Keymura
Siswa Kelas IX SMPN 2 Mertoyudan
CemerlangMedia.Com — PUISI
Di antara hiruk-pikuk kota
Ada yang tetap mencoba hidup tertata
Mengembang tak tentu arahnya
Mati pun sudah hal biasa
Sela bangunan terlihat kotor
Hidup di jalanan, pasti terlindas motor
Kalian tahu apa tentang hidupku? Katanya
Kembali lagi, dia dianiaya
Rasakan setiap warnanya menyusuri hal menakutkan
Hijau, hijau menjijikkan, katanya
Mereka punya prinsip tak tertahankan
Di balik kata, hama
Ini tentang makhluk licin itu
Menjadi bencana di kala sendu
Tak tergolong berapa puluh aniaya
Hidup untuk mati dan mati karena ulahnya
Magelang, 31 Desember 2025 [CM/Na]
Views: 28






















