Kamu Capek atau Sebenarnya Kamu Lagi Nyari Sesuatu?

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

#30HMBCM

Oleh: Kak Na

CemerlangMedia.Com — Kamu lagi di titik capek? Capek banget? Atau… capeeeeek bangeeeeet?

Padahal, kemarin atau hari itu kamu nggak ngelakuin hal yang berat-berat amat.

Nggak habis olahraga. Nggak juga lagi banyak tugas. Nggak ada masalah besar.

Tapi tetap aja… capek!

Bukan capek badan. Lebih ke… capek di dalam. Dan anehnya, kamu sendiri nggak tahu capek itu datang dari mana. Sampai kamu mikir,

“Ini capek apaan, ya?”

“Harusnya aku santai… tapi kok nggak enak?”

Akhirnya kamu coba cari pelarian. Buka ponsel.

Nonton. Scroll, scroll… terus scroll.…

Katanya sih, cari hiburan. Cari kesibukan.

Dan iya… untuk beberapa saat, kamu lupa. Lupa kenapa capek. Lupa waktu.

Tapi setelah itu?

Balik lagi. Capeknya datang lagi. Kayak tamu tak diundang… datang tiba-tiba, pergi pun nggak jelas. Huffft!

Atau… eiitss! Tunggu -tunggu! Jangan-jangan, kamu sebenarnya nggak pernah benar-benar merasa capek?

Karena setiap kali mulai sepi, kosong… kamu langsung buru-buru cari distraksi lagi. Cari sesuatu buat ngalihin pikiran kamu.

Atau gini: rasanya seperti kamu lagi jalan. Kamu tetap melangkah. Kamu tetap bergerak, tetapi di dalam hati ada satu pertanyaan yang terus mengganggu:

“Aku ini sebenarnya lagi ke mana, sih?”

“Harusnya aku ngapain, ya?”

Capeknya beda. Bukan karena jalannya jauh…

Tapi karena kamu nggak punya arah.

Coba bayangin… ya, bayangin aja dulu. Kalau kamu disuruh jalan jauh, tetapi jelas tujuannya, misalnya ke rumah teman, ke sekolah, atau ke tempat yang kamu kenal… capek tetap ada. Tapi kamu bisa tahan. Karena kamu tahu: kamu sedang menuju sesuatu.

Tapi kalau kamu jalan… tanpa tahu tujuannya ke mana? Itu gimana?

Kayak kamu naik motor… jalan terus, muter sana-sini, tetapi nggak tahu mau ke mana.

Awalnya mungkin seru. Angin kena wajah, sampai luntur deh, itu skincare kamu, eh. Bebas, nggak ada yang ngatur.

Tapi lama-lama? Bensin mulai habis. Badan capek. Dan di satu titik kamu mulai mikir… “Ngapain sih, aku?”

Baru sebentar aja rasanya sudah ingin berhenti. Bingung. Lelah. Penat. Nggak jelas.

Dan mungkin… itu yang lagi kamu rasakan sekarang. Atau… mungkin kamu belum sampai di titik ini?

Bukan karena hidupmu sudah baik-baik saja.
Bisa jadi karena kamu belum benar-benar berhenti. Kamu tetap menjalani hari-hari.
Tetap sekolah. Tetap kuliah. Atau tetap kerja.
Tetap ketawa. Tetap ngobrol.

Dari luar… semuanya terlihat baik-baik saja. Tapi di dalam? Seperti sedang berjalan… tanpa arah. Makanya, walaupun kamu istirahat… capeknya nggak hilang.

Karena yang kamu butuhkan bukan sekadar istirahat. Tapi sesuatu yang lebih.

Coba jujur… berapa kali kamu buka ponsel tanpa tujuan. Scroll lama… tetapi nggak tahu sebenarnya kamu dapat apa?

Lagi kumpul sama teman… tetapi tetap merasa kosong? Atau saat malam, ketika semuanya mulai sepi, tiba-tiba kamu kepikiran:

“Aku sebenarnya lagi ngapain, ya?”

“Hidupku bakal ke mana?”

Coba jujur lagi… kapan terakhir kamu benar-benar diam? Tanpa ponsel. Tanpa distraksi. Tanpa apa-apa. Dan benar-benar mendengar isi pikiran kamu sendiri?

Di momen itu… kamu mulai sadar. Ternyata yang capek itu bukan badanmu, tetapi hatimu. Karena hati itu butuh lebih dari sekadar hiburan. Dia butuh tahu:

“Aku ini sedang berjalan ke mana?”

Makanya, walaupun kamu ketawa… kalau kamu nggak punya arah, di dalam tetap terasa kosong. Walaupun kamu sibuk… kalau kamu nggak tahu tujuan, di dalam tetap terasa capek.

Sibuk… tetapi tidak menuju apa-apa. Dan ini bukan karena kamu lemah. Bukan juga karena kamu kurang bersyukur. Tapi karena… manusia memang diciptakan butuh arah.

Tanpa arah, hidup terasa berat. Tanpa tujuan, langkah terasa kosong. Dan rasa capek yang kamu rasakan sekarang? Itu bukan sekadar masalah. Itu tanda. Tanda bahwa kamu mulai sadar:

“Kayaknya aku butuh sesuatu yang lebih.…”

Tidak semua orang sampai di titik ini. Banyak yang memilih tetap sibuk… seolah kesibukan itu akan menutupi rasa kosongnya.

Tanpa pernah benar-benar berhenti dan berpikir. Mungkin selama ini kamu nggak merasa tersesat… bukan karena kamu tahu arahmu, tetapi karena kamu belum pernah benar-benar bertanya. Menyelami hatimu lebih dalam.

Saat kamu mulai merasa ada yang kurang… itu artinya kamu sedang mulai bergerak.

Sekarang, pertanyaannya bukan lagi:

“Kenapa aku capek?”

Tapi berubah menjadi:

“Aku ini sebenarnya lagi nyari apa?”

Dan dari sini… kita akan mulai pelan-pelan menemukan jawabannya.

Kamu mau tahu jawabannya?

Renungan kecil:
💕Kalau kamu terus berjalan seperti sekarang… menurutmu kamu akan sampai ke mana?💕

*Naskah ini tidak disunting oleh editor CemerlangMedia. [CM/Na]

Views: 15

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *