Ketika Lelah Menyapa, Jemaah Menjadi Penopang

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

#30HMBCM

Oleh: Melgi Zarwati

CemerlangMedia.Com — Setiap pejuang pasti pernah merasa lelah. Bukan karena ia lemah, tetapi karena jalan yang ia tempuh adalah jalan para Nabi—jalan yang dipilih Allah untuk hamba-hamba yang ingin menegakkan Islam secara kafah. Di titik-titik keletihan itulah, Allah sedang menguatkan hatimu, menguji keikhlasanmu, dan mendekatkanmu kepada-Nya.

Setiap ujian yang tengah engkau hadapi saat ini—meski melelahkan, menyesakkan, dan kadang membuatmu ingin berhenti—ingatlah satu hal: engkau sedang berjalan di jalan perjuangan yang mulia. Jalan ini bukan jalan yang ditempuh sembarang orang. Jalan ini pernah dilalui oleh para Nabi, para sahabat, dan orang-orang shalih yang mendedikasikan hidupnya agar Islam tegak secara sempurna dalam kehidupan.

Jalan dakwah selalu membawa rasa asing bagi mereka yang menjalaninya. Tidak banyak tepuk tangan, tidak banyak dukungan, bahkan bisa jadi yang kau dapatkan adalah penolakan, cibiran, dan kesalahpahaman. Namun, jauh sebelum kita merasakannya, Rasulullah ﷺ sudah mengabarkan:
“Islam datang dalam keadaan asing dan akan kembali menjadi asing sebagaimana awalnya. Maka berbahagialah orang-orang yang asing.” (HR Muslim).

Maka ketika engkau merasa asing, justru itulah tanda bahwa engkau berada di jalan yang benar. Jangan biarkan rasa asing itu menggerus semangatmu. Jangan biarkan komentar manusia meruntuhkan keteguhanmu. Sebab, Allah melihat seluruh jerih payahmu—setiap langkah kecil, setiap kata yang engkau sampaikan, setiap air mata yang jatuh dalam doamu, bahkan setiap penolakan yang tidak pernah diketahui manusia.

Dan Allah tidak akan pernah membiarkanmu sendirian. Dia mengetahui batas kekuatanmu, dan Dia tidak akan membebanimu melebihi itu, sebagaimana firman-Nya:
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS Al-Baqarah: 286).

Karena itu, teruslah berjalan walau perlahan. Teruslah menyampaikan kebenaran walau sedikit yang mau mendengar. Teruslah berjuang walau tidak ada yang memuji. Sebab perjuangan ini bukan tentang hasil yang terlihat oleh manusia, tetapi tentang ketulusan yang dilihat oleh Allah.

Dan yang terpenting—jangan pernah tinggalkan jemaah. Dakwah bukan medan individu. Tidak ada pejuang yang kuat bila berdiri sendirian. Jemaah adalah tempatmu kembali saat lelah, tempatmu menguatkan iman saat melemah, dan tempat engkau belajar menundukkan ego demi tujuan dakwah yang lebih besar.

Rasulullah ﷺ bersabda, “Sesungguhnya tangan Allah bersama jama’ah.” (HR Tirmidzi).

Perjuangan menegakkan Islam kafah adalah misi besar. Ia tidak akan berhasil bila disuarakan oleh satu orang saja. Dibutuhkan barisan, ketersambungan, dan kepemimpinan. Dibutuhkan jemaah yang teguh pada Al-Qur’an dan Sunah, serta menjadikan penegakan syariat sebagai poros amalnya.

Yakinlah, setiap lelahmu di jalan ini tidak akan pernah sia-sia. Selama engkau bersabar, istikamah, dan tetap berada dalam barisan perjuangan, maka pertolongan Allah akan datang—pada waktu yang paling tepat dan dengan cara terbaik menurut-Nya.

Teruslah kuat. Teruslah taat. Dan jangan pernah tinggalkan jemaah. Karena bersama jemaah, kemenangan itu lebih dekat. Allahu Akbar!

(*Naskah ini original, tidak disunting oleh editor CemerlangMedia) [CM/Na]

Views: 35

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *