Hanya dengan Khil4f4h Palestina Bisa Merdeka

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

Penulis: Fatmawati
Aktivis Dakwah

Tanpa sistem Islam, kaum muslim bagai anak ayam kehilangan induk. Hilang arah dan menderita. Oleh karena itu, perlu menyatukan kekuatan politik yang tangguh dalam naungan negara Islam sehingga bisa membebaskan Palestina dan kaum muslim lainnya yang sedang terjajah.

CemerlangMedia.Com — Pembantaian brutal terhadap warga Palestina terus berlangsung hingga hari ini. Bukan hanya puluhan ribu warga sipil, tenaga medis dan wartawan pun tidak luput dari kekejian tantara Isra3l (aljazeera.com, 21-04-2025). Kecaman dunia terhadap genosida yang dilakukan Isra3l seakan tidak memiliki kekuatan apa pun.

Upaya Tak Bermakna

Berbagai kalangan masyarakat, baik secara individu, lembaga, ataupun organisasi dunia menentang dengan sangat keras genosida yang terjadi di Palestina. Namun, pembantaian terus berlanjut. Masyarakat hari ini seakan hanya bisa menyaksikan semua yang terjadi di depan mata.

Masyarakat berteriak, tetapi seperti tidak ada yang mendengarkan. Rakyat juga telah melakukan boikot terhadap peruasahaan-perusahaan yang mendukung Isra3l. Bahkan, banyak dari kaum muslim dan nonmuslim menggalang dana untuk sedikit membantu saudara di Palestina.

Namun, teriakan menyayat hati “aynal muslimun” (di mana kaum muslim) yang keluar dari lisan-lisan warga Palestina masih terasa bagai tamparan keras bagi umat. Dengan penuh kesedihan, warga Palestina mempertanyakan, di mana saudara seiman mereka?

Sementara berbagai upaya telah dilakukan untuk menghentikan kesewenang-wenangan Isra3l. Sayangnya, upaya tersebut seakan sama sekali tidak bermakna. Ya, para penguasa di berbagai belahan dunia menutup telinga mereka.

Bantuan kemanusiaan sebanyak apa pun yang disalurkan hampir-hampir tidak banyak yang sampai kepada warga Gaza dengan berbagai sebab yang menghalangi. Belum lagi, para mujahid yang ingin ikut berjihad, tidak dengan sangat mudah bisa masuk ke Palestina.

Perlu Evaluasi

Di hadapan Allah Yang Maha Baik, tentu saja setiap upaya untuk membantu Palestina akan bernilai. Namun, kaum muslim juga harus melakukan evaluasi yang lebih serius. Mencoba untuk berpikir ulang, bagaimana mungkin Isra3l dengan penduduk yang tidak begitu banyak, tetapi dengan sangat berani menganggap remeh Palestina dengan pendukung yang begitu banyak di dunia.

Siapa pun yang mendalami fakta pembantaian ini akan sepakat bahwa menghadapi Hamas yang bukan kekuatan pemerintahan saja, Isra3l kewalahan, apalagi jika seluruh militer kaum muslim bersatu, maka habislah mereka tanpa sisa. Lantas pertanyaannya, bagaimana bisa pembantaian ini terus-menerus terjadi dengan begitu brutal hingga hari ini?

Perlu Kekuatan Politik

Upaya pembebasan Palestina memerlukan kekuatan politik yang tangguh berupa negara Islam, lengkap dengan militernya. Ya, memang harus negara Islam, karena ‘penjara besar’ itu dikepung oleh kekuatan negara-negara yang dipimpin oleh para penguasa munafik. Tanpa lawan yang seimbang, mustahil Palestina bebas.

Oleh karena itu, kaum muslim harus bersatu di bawah pimpinan seorang penguasa yang bertakwa kepada Allah dalam sistem kepemimpinan Islam, yakni Daulah Khil4f4h. Ini bukan sekadar strategi politik. Ini adalah masalah keimanan.

Para ulama bersepakat bahwa keberadaan khalifah/kepala negara bagi kaum muslim adalah mahkota kewajiban. Dengan adanya Khil4f4h, maka sistem Islam juga bisa ditegakkan. Kekuatan militer kaum muslim akan terorganisir dengan baik, bukan bergerak sendiri-sendiri seperti yang terlihat hari ini.

Negeri-negeri muslim memiliki potensi kekuatan militer yang sangat besar. Mata-mata yang memperhatikan juga tidak meragukan bagaimana kebaikan hati orang-orang beriman. Berbagai potensi kebaikan ini harus diarahkan oleh pemimpin yang beriman dengan aturan yang benar, yaitu aturan Islam, sebagaimana dahulu suku Aus dan Khazraj di Madinah yang telah beriman pada ajaran agama samawi.

Melalui potensi kekuatan militer dan sumber daya yang baik, penerimaan kedua suku tersebut terhadap sistem Islam menyempurnakan kebaikan yang telah mereka miliki. Rasulullah sebagai kepala negara memimpin mereka dengan Islam, membebaskan manusia dari berbagai penindasan dan keterpurukan berpikir.

Selanjutnya, kepemimpinan Islam itu dilanjutkan oleh para Khulafaur Rasyidin serta khalifah-khalifah setelah mereka. Keberadaan Khil4f4h ini terbukti telah memerdekakan —tidak kurang dari dua per tiga dunia— dari berbagai bentuk penjajahan kekuasaan yang buruk.

Tiga belas abad Islam berkuasa, Islam dan masyarakatnya hidup dalam kemuliaan. Ilmu dan teknologi berkembang begitu pesat, militernya tidak terkalahkan, darah dan kehormatan manusia terjaga. Begitu mulia dan gagahnya kaum muslim dalam naungan Islam sehingga tidak sembarang negara berani macam-macam pada kaum muslim.

Allah telah mewajibkan kaum muslim untuk ber-Islam secara sempurna dan seluruh kewajiban Islam itu hanya mungkin diterapkan jika negara Islam tegak, termasuk juga berjihad membela Palestina yang hari ini sedang ditindas oleh Isra3l. Tidak hanya muslim Palestina, kaum muslim di belahan dunia lain yang sedang tertindas di tanah kelahiran mereka sendiri tanpa pembela, juga akan mendapatkan pembelaan dengan adanya negara Islam.

Tanpa sistem Islam, kaum muslim bagai anak ayam kehilangan induk. Hilang arah dan menderita. Imam, bagi kaum muslim adalah junnah (perisai), mereka berlindung di belakangnya dari bahaya.

Allah pun menjanjikan kebaikan bagi negeri yang kafah mengimani-Nya. Allah berfirman dalam Al-Qur’an surah Al-A’raf ayat 96, “Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi.”

Kaum muslim harus menyatukan suara menuntut diterapkannya sistem Islam karena umat tidak bisa berharap kepada manusia. Umat harus segera kembali kepada ajaran Islam, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah saw. dan para sahabat di masa lalu sehingga Isra3l dan siapa pun tidak akan berani menyakiti kaum muslimin di manapun. Wallahu a’lam bisshawab. [CM/Na]

Views: 73

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *