Islam merupakan agama sekaligus ideologi yang sempurna, sebab diturunkan dari Zat Yang Maha Sempurna, yaitu Allah Swt.. Islam memiliki tatanan kehidupan yang paripurna, mulai dari perkara ibadah sampai masalah pemerintahan. Islam juga mengatur persoalan manusia dari hal yang paling sederhana hingga paling kompleks.
CemerlangMedia.Com — Kasus pel3cehan s3ksual terhadap anak makin marak terjadi. Salah satunya datang dari Provinsi Aceh yang dikenal dengan sebutan Negeri Serambi Mekah. Dimuat dalam kompas.com (17-11-2024), Polres Aceh Utara telah menangkap tiga pelaku pemerk*saan dan pel3c3han s3ksual terhadap A (14) warga Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara. Kasus itu terungkap setelah ibu korban melaporkan ketiga pelaku ke Mapolres Aceh Utara.
Sungguh miris, sekelas Aceh yang dinilai kental dengan aturan agama, nyatanya turut terpapar kasus predator anak. Apalagi wilayah lain yang memiliki kebebasan dalam berperilaku, tentunya tindakan kekerasan s3ksual terhadap anak jauh lebih parah.
Benar saja, dilansir dari liputan6.com (17-11-2024), sepeda berwarna pink milik CNA menjadi saksi bisu bagaimana dia dibvnvh dan diduga diperk*sa pada Rabu, (13-11-2024). Bahkan, sepeda gadis cilik berusia 7 tahun, kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah itu menjadi titik awal ditemukannya korban.
Kasus demi kasus pel3c3han s3ksual terhadap anak telah acap kali terjadi. Fenomena ini seolah mengisyaratkan betapa mengerikannya manusia di akhir zaman. Tiada ada lagi tempat yang nyaman dan aman bagi anak-anak. Dunia yang seharusnya menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak, kini justru dihancurkan oleh manusia-manusia biadab yang tidak bertanggung jawab.
Umat tengah hidup di era kapitalisme, sebuah ideologi berasaskan sekularisme yang memisahkan antara agama dan kehidupan. Manusia dalam sistem ini hidup tanpa aturan Tuhan. Mereka lebih memilih untuk mengambil aturan para tuannya, padahal aturan buatan manusia sangatlah lemah dan terbatas, bahkan berorientasi pada manfaat atau keuntungan.
Oleh karenanya, dalam sistem kapitalisme akan selalu ditemukan manusia yang hidup hanya untuk mencari kesenangan dan kepuasan. Mereka tidak pernah berpikir tentang benar atau salah, baik atau buruk, yang terpenting hanya untung dan manfaat.
Oleh sebab itu, wajarlah jika sistem kapitalisme tidak akan ramah untuk anak-anak. Tidak ada jaminan bahwa anak akan aman berada di lingkungannya. Bahkan, orang terdekat bisa saja menjadi monster jahat yang akan mengancam keselamatan anak. Entah itu dari keluarganya sendiri, lingkungan sekolah, teman sepermainan, atau tetangga di sekitar tempat tinggalnya.
Lemahnya keimanan dan rusaknya tatanan kehidupan menjadi faktor utama yang memicu kejahatan terhadap anak. Ketika seseorang hanya memikirkan kepuasan syahwatnya, maka ia tidak peduli apabila anak yang tidak berdosa turut menjadi korban.
Beginilah sistem kapitalisme, mau dipoles sedemikian apa pun tetap akan menyisakan kecacatan yang tidak berujung. Sudah seharusnya sistem jahat ini dicampakkan. Mau berapa banyak lagi anak yang harus menjadi korban kebiadaban manusia-manusia rusak di sistem rusak ini?
Islam merupakan agama sekaligus ideologi yang sempurna, sebab diturunkan dari Zat Yang Maha Sempurna, yaitu Allah Swt.. Islam memiliki tatanan kehidupan yang paripurna, mulai dari perkara ibadah sampai masalah pemerintahan. Islam juga mengatur persoalan manusia dari hal yang paling sederhana hingga paling kompleks.
Mengenai penjagaan anak, Islam akan menempatkan mereka sebagai anugerah yang dititipkan dan harus dijaga sepenuh hati sesuai aturan Allah. Orang tua dan pihak keluarga akan menjadi garda terdepan yang melindungi anak-anak mereka.
Ketika anak mulai memasuki usia sekolah, maka guru dan pihak sekolah pun akan diamanahi tanggung jawab besar dalam menjaga dan mendidik anak tersebut. Begitu pula di lingkungan masyarakat tempat anak itu tinggal, kekuatan akidah dan tata aturan yang berlaku membuat setiap orang akan berhati-hati dalam perbuatannya.
Tidak hanya itu, aturan ataupun hukum dalam Islam sangatlah tegas dan tanpa pandang bulu. Setiap pelaku kejahatan akan dijatuhi hukuman sesuai hukum Islam, misalnya pelaku pemerk*saan anak, maka akan diberikan hukuman jilid (bagi yang belum menikah) atau rajam (bagi yang sudah menikah). Apabila kejahatan itu sampai menghilangkan nyawa si anak, maka akan berlaku qisas (hukuman yang setimpal).
Semua perlindungan terhadap anak ini hanya bisa terwujud apabila Islam diterapkan secara menyeluruh dalam bingkai sebuah negara. Namun, negara kapitalisme tidak akan mungkin mewujudkan semua itu. Satu-satunya negara yang bisa menerapkan hukum Allah secara adil hanyalah Daulah Khil4f4h Islamiah. Dengan begitu, kehormatan anak akan terjaga dan mereka tumbuh menjadi generasi cemerlang, pembangun peradaban yang gemilang.
Octha Dhika
Aktivis Muslimah [CM/NA]
Views: 27






















