Pornografi Anak Kian Marak

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

CemerlangMedia.Com — Kasus pornografi yang melibatkan anak-anak kian marak. Bagaimana tidak, sistem kapitalisme telah jelas melazimkan apa pun yang bisa menghasilkan cuan.

Sebanyak 11 lembaga negara dibentuk dalam satuan tugas (satgas) untuk menangani kasus ini. Hadi Tjahjanto selaku Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) membentuk satgas tersebut sesuai keputusan yang dihasilkan usai menggelar rapat bersama dengan para menteri dan kepala lembaga negara di Kemenko Polhukam Jakarta (18-4-2024). Tidak hanya Kemenko Polhukam, ada beberapa kementerian yang juga turut berupaya menangani kasus ini, yakni Kementerian Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Pendidikan, Budaya, Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Sosial (Kemensos), Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dan Kementerian Hukum.

Kemajuan digitalisasi media dan teknologi telah membuat industri pornografi makin berkembang hingga berkali-kali lipat dari tahun ke tahun. Bahkan, saat ini, banyak sekali aplikasi yang berkonotasi seksual dengan konten 17+. Selain itu, media dan pergaulan bebas seakan kompak berkolaborasi merusak generasi.

Mirisnya, korban pornografi dimulai dari PAUD, anak-anak SD, SMP, dan SMA, bahkan disabilitas ikut menjadi korban. Bayangkan, pada usia yang masih sangat belia, di kehidupan mereka banyak hadir predator seksual. Mereka tidak hanya melakukan pelecehan, tetapi perilaku bejat itu juga direkam lalu diunggah demi meraup cuan. Korban yang tidak memahami hukum terkadang hanya pasrah sehingga kasus tersebut menguap begitu saja. Akhirnya sang anak terus menjadi objek eksploitasi.

Banyak langkah antisipasi dan upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintah. Namun, sayang, semuanya seakan tumpul dalam mengurai problematima pornografi anak. Langkah yang dilakukan tidak kunjung mendapat hasil yang membanggakan. Ini cukup menunjukkan betapa negeri ini memiliki masalah sosial yang kompleks.

Oleh karena itu, persoalan pornografi anak sangat membutuhkan penerapan kebijakan yang berlandaskan syariat Islam sehingga mampu menyelesaikan masalah dengan tuntas. Harus ada aturan tegas dalam mencegah bisnis haram, termasuk jaringan pornografi anak. Wallahu a’lam bisshawwab.

Alfira Khairunnisa
Rokan Hilir, Riau [CM/NA]

Views: 44

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

One thought on “Pornografi Anak Kian Marak

  • 0
    0

    Dan saya angat miris ketika mendapati curhatan orang tua terkait prilaku anaknya yang masih usia dini. Gadged menjadi salah satu sebabnya. Orang tua, sekolah, lingkungan harus peka dan bekerja sama untuk bisa membina anak, bahkan Negara harusnya bertanggung jawab penuh terhadap kasus pornografi anak ini. Islam satu-satu ya sistem yang dengan tegas dan tuntas dalam menyelesaikan problematika umat.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *