Header_Cemerlang_Media

Program JLU Tidak Jelas, Rugikan Rakyat Kecil?

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

Oleh. Diyah Rahayu
(Kontributor CemerlangMedia.Com)

CemerlangMedia.Com — Program rencana pembangunan Jalur Lintas Utara (JLU) yang terkesan tidak jelas, membuat masyarakat Kota Pasuruan makin geram. Proyek yang digagas mulai 2009 itu memantik kemarahan seluruh LSM, aktivis, dan masyarakat kota karena hingga saat ini program tersebut masih terkatung-katung. Mereka menuntut agar Pemkot Pasuruan (eksekutif dan legislatif) membubarkan Team Pansus serta Penlok (Penetapan Lokasi) atas perencanaan pembangunan JLU karena dianggap hal yang tidak relevan dengan kemampuan anggaran yang dimiliki untuk pembangunannya.

Para aktivis, NGO (LSM), masyarakat kota Pasuruan melakukan aksi turun jalan untuk menuntut kebijakan yang dilakukan oleh eksekutif dan legeslatif yang tidak pro rakyat. Aksi digelar di depan gedung DPRD kota Pasuruan pada Senin. Dalam aksinya di depan gedung DPRD Kota Pasuruan, para aktivis sempat dihadang APH beberapa menit saat ingin menemui walikota karena di dalam ruang DPRD sedang berlangsung sidang paripurna (Menoro.id, 24-7-2023).

Merugikan Rakyat

Bagaimana peran pimpinan daerah melihat adanya program perencanaan pembangunan JLU? Padahal sudah tahu bahwa JLU bukan program prioritas dari pemerintah pusat. Sementara itu, Pemkot pada 2009 hanya memiliki dana cadangan 85 M, sedangkan dana yang dibutuhkan untuk pembebasan lahan saja 200 M. Lantas didapat dari mana kekurangannya? Belum lagi pembangunan JLU yang diduga menelan dana 800 M sampai 1 trilyun (Nusadaily.com, 24-7-2023).

Bukankan seharusnya pembiayaan untuk JLU itu lebih baik dialihkan untuk yang lebih bermanfaat? Apalagi di saat kebutuhan dan perekonomian rakyat dalam kondisi karut marut? Maka alangkah baiknya jika dana alokasi untuk JLU digunakan untuk keperluan lain yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Atau dengan kata lain, —pembiayaan JLU— alangkah lebih baik digunakan untuk kebaikan dan kesejahteraan bersama.

Sampai sekarang tanah milik warga pun masih belum jelas keberadannya, terkesan terbengkalai dan hanya dipetak- petak saja. Dengan alasan diberikan pembiyaan ganti rugi, tetapi dalam realitanya itu hanya wacana saja. Padahal tanah milik warga itu bisa digunakan dan dimanfaatkan dengan baik sehingga akan bisa menunjang dan menambah penghasilan ekonomi keluarga.

Dengan berlarutnya masalah dan belum ada titik kejelasan terkait JLU ini dikhawatirkan akan menambah masalah dan problematika dalam masyarakat sehingga membuat perekonomian rakyat makin sulit.

Islam Memandang

Dalam Islam, seorang pemimpin adalah orang yang paling berwewenang dan mempunyai tanggung jawab besar terhadap rakyatnya. Pemimpin harus amanah dan selalu mengedepankan kepentingan orang banyak. Maka tidak sepatutnya pemimpin tersebut mengabaikan hak rakyat karena pertanggungjawaban seorang pemimpin bukan hanya di dunia saja, tetapi di akhirat pun akan dipertanyakan. Seperti bunyi hadis Rasulullah,

“Sesungguhnya kepemimpinan merupakan sebuah amanah, di mana kelak di hari kiamat akan mengakibatkan kerugian dan penyesalan. Kecuali mereka yang melaksanakannya dengan cara baik, serta dapat menjalankan amanahnya sebagai pemimpin.” (HR Muslim).

Sungguh indah Islam memberikan gambaran seorang pemimpin, dengan berbagai sifat dan sepak terjangnya. Memberikan pelayanan yang baik bagi rakyatnya, mengayomi dan memberikan kesejahteraan sebagai tanggung jawab seorang pemimpin. Dan peminpin yang baik seharusnya bisa menyelesaikan setiap persoalan yang terjadi dengan rakyatnya, secara arif, dan bijaksana dengan merujuk kepada Al-Qur’an dan Sunah.

Khatimah

Di sinilah pentingnya pemahaman tentang Islam yang menyeluruh. Bagi seorang pemimpin haruslah berlaku adil dan jujur. Mengedepankan nilai-nilai akidah Islam dalam setiap wewenang yang diemban. Memprioritaskan kesejahteraan dan kemakmuran seluruh rakyat dan warganya.

Bukankah setiap orang bertanggung jawab pada dirinya sendiri dan kepemimpinannya? Apalagi sebagai seorang pejabat pemerintahan, seyogianya segala tindak-tanduknya harus berdasarkan tuntunan yang terkandung dalam Al-Qur’an dan Sunah dengan tujuan utamanya adalah menjalankan perintah Allah dan Rasul-Nya. Wallahu a’lam bisshawab. [CM/NA]

Loading

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulisan Terbaru

Badan Wakaf Al Qur'an