Header_Cemerlang_Media

Kenakalan Remaja Kian Marak

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
Twitter
Telegram
Pinterest
WhatsApp

CemerlangMedia.Com — Kenakalan remaja merujuk pada perilaku yang melanggar norma-norma sosial, merugikan diri sendiri atau orang lain. Kenakalan remaja mencakup berbagai jenis perilaku, seperti merokok, minum alkohol, menggunakan narkoba, terlibat dalam tindakan kriminal, bullying, pergaulan bebas, dan perilaku agresif atau destruktif lainnya.

Di kota Jambi, sebanyak 30 remaja dalam geng motor diamankan sepanjang Januari—Februari 2024. Lima orang di antaranya diproses hukum karena kasus tindak pidana. Hal tersebut disampaikan oleh Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol Indar Wahyu (14-03-2024).

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan kenakalan remaja, antara lain kurangnya pengawasan orang tua, tekanan teman sebaya, pengaruh media sosial, masalah keluarga, kurangnya pendidikan, dan kurangnya keterlibatan dalam kegiatan positif. Kenakalan remaja memiliki dampak negatif jangka panjang, baik bagi remaja itu sendiri maupun bagi masyarakat, yakni berupa penurunan prestasi akademik, masalah kesehatan, kerusakan hubungan sosial, dan gangguan mental.

Dalam perspektif Islam, terdapat beberapa solusi yang dapat diimplementasikan untuk mengatasi maraknya kenakalan remaja, di antaranya pendidikan agama yang berlandaskan akidah Islam sehingga mereka memahami nilai-nilai Islam, etika, dan akhlak yang baik. Selain itu, dibutuhkan pula pengawasan dan pembinaan dari orang tua, pendidikan dan lingkungan yang islami, serta adanya amar makruf nahi mungkar di tengah masyarakat.

Allah Ta’ala berfirman di dalam Al-Qur’an surah An-Nur [24]: 21, Allah berfirman,
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Barang siapa yang mengikuti langkah-langkah setan, maka sesungguhnya setan itu menyuruh berbuat keji dan mungkar.”

Ayat ini mengingatkan remaja agar tidak mengikuti langkah-langkah setan yang dapat membawa mereka kepada perbuatan keji dan mungkar. Sebab, setan selalu berusaha menggoda manusia agar melakukan kenakalan dan perbuatan yang dilarang oleh Allah Ta’ala.

Oleh karena itu, perlu upaya yang melibatkan orang tua, sekolah, pemerintah, dan masyarakat. Perlu pula penerapan kurikulum pendidikan yang berlandaskan akidah Islam, kegiatan positif di sekolah dan komunitas, senantiasa amar makruf nahi mungkar, serta penerapan aturan dan sanksi oleh negara berdasarkan Al-Qur’an dan Sunah. Alhasil, akan tercipta remaja yang berkualitas, memiliki kepribadian Islam, solutif, inovatif, serta menjadi generasi cemerlang dambaan umat.

Muhammad Gifrianur
Siswa SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan
Samuda, Kalimantan Tengah [CM/NA]

Loading

Disclaimer: Www.CemerlangMedia.Com adalah media independent yang bertujuan menampung karya para penulis untuk ditayangkan setelah diseleksi. CemerlangMedia.Com. tidak bertanggung jawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis atau konten yang disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik yang tersedia di web ini, karena merupakan tanggung jawab penulis atau pengirim tulisan. Tulisan yang dikirim ke CemerlangMedia.Com tidak boleh berbau pornografi, pornoaksi, hoaks, hujatan, ujaran kebencian, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email  : cemerlangmedia13@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulisan Terbaru

Badan Wakaf Al Qur'an